Suara.com - Apakah Anda hobi berlama-lama untuk kongko-kongko di kafe? Atau belanja barang-barang branded dengan harga fantastis?
Ada banyak kebiasaan yang tanpa disadari bisa membuat pengeluaran membengkak. Bukan hanya membelanjakan uang buat keperluan besar, membelanjakan uang untuk kebiasaan kecil yang sering dilakukan juga bisa memicu borosnya keuangan.
Tentu saja, semakin boros seseorang, makin sulit pula untuk mapan finansial dan menjadi kaya. Seringnya tak disadari, ternyata bikin Anda sulit kaya seperti dikutip dari Cermati.com.
- Tak Membatasi Pembelian Paket Internet
Hidup rasanya hampa tanpa gadget yang tersambung dengan internet. Terlebih lagi, ternyata Indonesia merupakan negara dengan pengguna media sosial yang besar.
Hal ini tentu menjadi peluang besar bagi para penyedia layanan komunikasi. Saat ini banyak sekali operator yang menawarkan produk berupa paket kuota tidak terbatas. Sekilas, paket data ini terlihat menarik dengan alasan lebih hemat.
Akan tetapi, perlu diketahui bahwa data tidak terbatas tidak berlaku untuk penggunaan LTE atau 4G.
Sehingga, secara tidak langsung ada data yang tidak kamu gunakan dan kamu telah mengalokasikan dana untuk hal tersebut.
Anda bisa lebih bijak dengan pembelian paket data. Dan Anda bisa mengalokasikan uang ini untuk anggaran belanja lainnya.
Jadi, jangan sampai tak membatasi pembelian paket internet hanya karena lupa diri keasyikan berselancar di dunia maya tak terkontrol.
Baca Juga: Ekonomi Sulit, Pemerintah Diminta Jangan Boros Buang Anggaran
- Hangout di Tempat yang Mahal
Bagi Anda yang suka hangout bersama teman atau keluarga, salah satu tujuan akhir dari perjalanan adalah makan bersama. Di mana biasanya Anda makan bersama teman atau keluarga?
Salah satu alasanya adalah tempat yang nyaman. Saat ini sering dijumpai restoran yang menawarkan bukan sekadar menu makanan yang menggugah selera tapi juga suasana dan tempat yang menyajikan spot foto menarik.
Hal ini tentu berdampak pada biaya yang harus ditanggung untuk bisa menikmati makan mewah dengan suasana yang kamu dambakan.
Tidak hanya makan di tempat mewah, bagi Anda pecinta kopi tampaknya kare menjadi salah satu tempat nongkrong pilihan.
Anda bahkan rela merogoh kocek cukup dalam untuk bisa menikmati secangkir latte dari kedai kopi ternama.
Sebenarnya tidak masalah jika memilih restoran atau kafe dengan penawaran harga yang cukup mahal, akan tetapi bila terlalu sering melakukannya tentu hal ini bisa mengarah pada perilaku hidup boros.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Harga LNG Global Melonjak, Ekonom Ingatkan Industri dan Pemerintah Hadapi Dilema Ketahanan Energi
-
Rupiah Diramal Bergerak Fluktuatif Hari Ini, Cenderung Melemah ke Level Rp17.850
-
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Analis Beri Rekomendasi Saham: Jangan Asal Serok!
-
Bukan Emas, Ini Komoditas yang Diprediksi 'Cuan' di Tengah Perang AS-Iran-Israel
-
Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD9,1 Miliar, Terburuk Sejak Pandemi
-
Ekspansi Layanan Produk Ekosistem Bisnis Digital Utilitas Kian Diminati
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja