Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyiapkan sedikitnya Rp 3 triliun dana kelurahan yang akan digelontorkan untuk 1.987 kelurahan di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Sri Mulyani saat rapat kerja bersama dengan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Kompleks DPR RI, Jakarta pada Selasa (14/1/2020).
"Dana bantuan kelurahan sebesar Rp 3 triliun kami pembagiannya sebagai berikut sama seperti dana desa kita bagi ke desa mandiri, desa yang tertinggal dan lain-lain," kata Sri Mulyani.
Tujuan adanya dana kelurahan ini untuk meningkatkan perekonomian bagi kelurahan yang tertinggal.
"Kelurahannya perlu ditingkatkan dan kelurahannya sangat perlu ditingkatkan," kata Sri Mulyani.
Sri Mulyani bilang nanti setiap masing-masing kelurahan akan mendapatkan Rp 350 juta perkelurahan yang terdapat di 98 daerah kabupaten/kota.
Meski begitu kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, angka Rp 350 juta tersebut bisa bertambah sesuai dengan kondisi kelurahan tersebut.
"Ini dia mendapatkan Rp 350 juta, untuk kelurahan yang semakin kurang kemudian anggarannya mendapat lebih banyak tujuannya supaya kelurahannya menjadi baik," katanya.
Baca Juga: Walkot Airin Berharap Dana Kelurahan Bisa Terus Meningkat Seperti Dana Desa
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Harga Emas Naik Drastis Hari Ini, Kompak Meroket di Pegadaian
-
Alasan Teh Sari Wangi 'Dijual' Unilever (UNVR) ke Grup Djarum
-
Ada Aturan Baru Bansos, Begini Cara Update Desil Agar Tetap Terima Bantuan
-
Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut, KLH Pastikan Gugatan ke PTAR Terus Berjalan
-
Mulai 2028, Bensin Wajib Dicampur Etanol 20 Persen
-
Kepala BGN: Program MBG Dongkrak Penjualan Motor jadi 4,9 Juta Unit pada 2025
-
Jelang Imlek dan Ramadan, Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
-
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah
-
Wujudkan Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%