Suara.com - Harga perdagangan minyak dunia turun pada Jumat (7/2/2020) dipicu kekhawatiran pelemahan permintaan global terhadap minyak mentah.
Seperti dilansir Reuters Senin (10/2/2020), harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret 2020 turun 63 sen menjadi 50,32 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman April 2020 merosot 46 sen menjadi 54,47 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Menurut nota yang dirilis analis Commerzbank Research pada Jumat, harga minyak dunia terpengaruh kekhawatiran pelemahan permintaan yang dibarengi dengan pasokan berlebih.
Sebagai respon terhadap pelemahan permintaan, OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) dan negara-negara produsen minyak mentah lainnya yang tergabung dalam OPEC+ berencana untuk memajukan rencana pertemuan ke bulan Februari dari sebelumnya Maret, dengan agenda pembahasan pengurangan produksi.
Desember lalu, OPEC+ sepakat mengurangi produksi sebesar 500.000 barel per hari sehingga total pengurangan produksi menjadi 1,7 juta barel per hari.
Berita Terkait
-
Usai Dihantam Isu Virus Corona, Harga Minyak Dunia Mulai Merangkak Naik
-
Virus Corona Terus Menyebar, Harga Minyak Dunia Merosot Lagi
-
Harga Minyak Dunia Terus Merosot Imbas Virus Corona yang Tak Berkesudahan
-
Imbas Virus Corona, Harga Minyak Dunia Sudah Anjlok 4 Persen
-
Minim Permintaan, Harga Minyak Dunia Terus Ambles
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
Terkini
-
Purbaya Ramal Defisit APBN 2026 Bengkak Jadi Rp 734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
-
Meski Labanya Ribuan Persen, Saham GGRM Belum Layak Dibeli
-
Prabowo Minta yang Pesimistis Tinggalkan Indonesia, IKK Turun hingga IHSG Anjlok 32% YTD
-
Skandal KUR BNI, Kejati Ungkap Korupsi Rp41,48 Miliar Libatkan 900 Petani Fiktif
-
Alasan PT KAI Rombak Stasiun Bogor Secara Besar-besaran
-
Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun
-
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Catat Transaksi Lebih dari Rp8 Triliun, Dikunjungi 6 Juta Orang
-
Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116
-
IHSG Mulai Menguat Lagi Pagi ini, Saham RANS Diburu Investor
-
Jakarta Fair 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun dan Dikunjungi 6,1 Juta Orang