Suara.com - Harga minyak mentah dunia berhasil kembali naik, usai mengalami kejatuhan beberapa kali karena mewabahnya virus corona atau covid-19 di dunia.
Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April 2020 naik 2 sen pada Rabu (4/3/2020), menjadi 47,22 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman April 2020 turun 26 sen menjadi 51,60 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Seperti dilansir Reuters, Kamis (5/3/2020) harga minyak dunia berakhir mixed seiring berlanjutnya wacana peningkatan produksi tambahan oleh OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) dan negara-negara produsen minyak mentah lainnya yang tergabung dalam OPEC+.
Untuk kuartal kedua tahun ini, OPEC+ diperkirakan akan meningkatkan pemangkasan produksi sebesar 600.000 sampai 1 juta barel per hari.
Peningkatan pemangkasan produksi diperlukan dalam menghadapi dampak penyebaran virus Corona (COVID-19) terhadap permintaan minyak global.
Secara global, kasus penyebaran COVID-19 mencapai 95.178 kasus, termasuk dua kasus di Indonesia. Total jumlah korban meninggal dunia mencapai 3.254 orang.
Sebanyak 107 korban meninggal di Italia, 92 korban meninggal di Iran, 35 korban meninggal di Korea Selatan, 11 korban meninggal di Amerika Serikat, enam korban meninggal di Jepang dan kapal pesiar Diamond Princess, empat korban meninggal di Perancis, dua korban meninggal di Irak, Spanyol, Australia, dan Hong Kong, serta satu korban meninggal di Thailand, San Marino, Taiwan, dan Filipina.
Sementara itu, Energy Information Administration pada Rabu merilis laporan yang menyebutkan bahwa cadangan minyak AS meningkat 785.000 barel, di bawah ekspektasi. Persediaan bahan bakar minyak (BBM) AS turun sekitar 4 juta barel.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Galau Usai Sentimen Pemangkasan OPEC
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Prabowo Luncurkan Proyek 'Gentengisasi', Biaya Ditanggung APBN
-
Harga Beras Naik di Tengah Deflasi, Harga Eceran Inflasi 3,44 Persen
-
Harga Pangan Nasional Didominasi Penurunan Awal Februari 2026, Beras dan Bawang Merah Terkoreksi
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
Petinggi Borong Saham BBCA saat Harga Diskon, Berapa Targetnya?
-
Emas Antam Ambruk, Harganya Jadi Rp 2.884.000/Gram
-
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.768
-
IHSG Masih Terjungkal pada Selasa Pagi ke Level 7.888
-
Inflasi Inti Naik, Bank Indonesia Waspadai Kenaikan Harga Emas