Suara.com - Mengincar potensi bisnis di Jawa Barat yang masih besar, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk meningkatkan layanan bagi masyarakat di provinsi tersebut dengan meresmikan gedung baru Kantor Wilayah I Bekasi. Dengan memaksimalkan penggarapan peluang bisnis tersebut, perseroan optimistis mampu mencapai target bisnis pada 2020.
Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan, tahun ini perseroan memasang strategi mengincar sentra-sentra ekonomi baru yang berkembang seiring peningkatan infrastruktur.
Perseroan juga, lanjutnya mengincar wilayah dengan bonus demografi karena akan mendorong pertumbuhan kelas menengah dan menengah ke atas.
Pahala menilai, seiring berkembangnya ibu kota negara, kota satelit di sekitarnya pun turut mengalami kemajuan. Apalagi, pembangunan infrastruktur yang mempermudah akses ke pusat bisnis di Jakarta juga turut mendukung kemajuan di kota-kota satelit tersebut.
“Kota-kota satelit Jakarta yang masuk dalam Provinsi Jabar ini memiliki potensi ekonomi besar. Melalui peresmian Kanwil (Kantor Wilayah) I ini, kami harapkan dapat memaksimalkan penggarapan berbagai peluang bisnis tersebut,” kata Pahala di sela peresmian Kantor Wilayah 1 Bekasi, Jumat (6/3/2020).
Menurut Pahala, ketika infrastruktur dibangun di suatu wilayah, perumahan menjadi sektor yang umumnya tumbuh paling masif. Apalagi, adanya bonus demografi akan kian mendorong permintaan akan hunian di wilayah tersebut.
Selain itu, di kota satelit seperti Bekasi dan Cikarang misalnya, ujar Pahala, juga merupakan kantong-kantong industri yang menjadi sasaran produk baru BTN Solusi. Produk anyar tersebut menawarkan bunga murah untuk Kredit Pemilikan Rumah jika payroll dibayar lewat Bank BTN.
“Kami melihat ada peluang dana dan KPR serta berbagai kredit lain untuk digarap di wilayah tersebut. Dengan peluang ini, kami meyakini akan mampu mencapai target pertumbuhan kredit pada tahun ini di level 10%. Kami juga berharap hadirnya layanan yang lebih baik ini mendapat respon dan dukungan positif dari semua nasabah dan stakeholders,” tutur Pahala.
Hingga Januari 2020, Kanwil I Bank BTN Bekasi yang membawahi 185 outlet tersebut mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 6,3% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 72,66 triliun dari Rp 68,35 triliun pada bulan yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga: BTN Targetkan Pengajuan KPR Tembus Rp 3 Triliun di IPEX ke 38
Dengan penyaluran tersebut, perseroan merekam posisi aset sebesar Rp 72,48 triliun pada Januari 2020 atau naik 3,25% dari Rp 70,2 triliun di bulan yang sama tahun sebelumnya.
Adapun, Kanwil I Bank BTN Bekasi menaungi beberapa kota satelit seperti Bekasi, Depok, Bogor, Cibubur, Cibinong, dan Cikarang. Wilayah lain yang juga tercakup dalam kanwil tersebut yakni Bandung, Cirebon, Purwakarta, Karawang, Tasikmalaya, Cimahi, Harapan Indah, Bandung Timur, dan Sukabumi.
Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) merekam sektor real estate menorehkan pertumbuhan tertinggi sepanjang 2019 di Jawa Barat dengan kenaikan sebesar 9,54% yoy. Pada 2019, ekonomi Jabar pun tumbuh di level 5,07% yoy atau di atas kenaikan ekonomi nasional sebesar 5,02%.
BPS juga mencatat Jabar memiliki 49,31 juta jiwa penduduk dengan laju pertumbuhan sebesar 1,3% pada 2019. Adapun, riset BPS menyebut Jabar tengah mengalmai bonus demografi tingkat partisipasi Angkatan kerja (TPAK) di Jabar mencapai 65,07%. Jumlah milenial di kawasan ini juga mencapai 16,1 juta jiwa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Profil PT Darma Henwa Tbk (DEWA), Emiten Kontraktor Tambang Grup Bakrie
-
Beda Emerging Market dan Frontier MSCI, Sinyal Bahaya Bagi Pasar Modal
-
Ekonom Bongkar Biang Kerok Lemahnya Rupiah: Aturan DHE SDA Prabowo Terhambat di Bank Indonesia
-
Danantara Bakal Borong Saham, Ini Kriteria Emiten yang Diserok
-
Lobi Investor Asing, Bos Danantara Pede IHSG Rebound Besok
-
Danantara Punya Kepentingan Jaga Pasar Saham, Rosan: 30% 'Market Cap' dari BUMN
-
Profil PT Vopak Indonesia, Perusahaan Penyebab Asap Diduga Gas Kimia di Cilegon
-
Bos Danantara Rosan Bocorkan Pembahasan RI dengan MSCI
-
IHSG Berpotensi Rebound, Ini Saham yang Bisa Dicermati Investor Pekan Depan
-
Pengamat: Menhan Offside Bicara Perombakan Direksi Himbara