Suara.com - PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali membuka seleksi mitra usaha (commercial business partner). Hal tersebut dilakukan dalam rangka menyambut kebangkitan industri pariwisata pada 2021 mendatang.
Untukmengantisipasi momen ledakan pariwisata tersebut, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali memulai seleksi mitra usaha dalam 2 tahap, yaitu:
I. Tahap 1 (20 Mei - 12 Juni 2020), terdiri dari:
- 10 paket Food & Beverage
- 11 paket Retail
- 2 paket Service
II. Tahap 2 (15 Oktober - 6 November 2020), terdiri dari:
- 2 paket Food & Beverage
- 4 paket Retail
- 4 paket Service
- 1 paket Duty Free
"Angkasa Pura I mengundang para pemilik merek internasional dan lokal untuk dapat mengambil peluang emas ini dengan berpartisipasi pada proses seleksi mitra usaha untuk melakukan bisnis di Bandara I Gusti Ngurah Rai di mana Bali terkenal sebagai salah satu destinasi pariwisata favorit dunia," ujar Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero) Devy Suradji dalam keterangannya, Kamis (21/5/2020).
Selain itu, Devy juga meyakini dengan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia yang mulai menunjukkan sinergi antara Pemerintah dan masyarakat, pandemi ini akan segera berakhir pada tahun ini dan kondisi bisnis akan mulai bangkit pada awal 2021.
Seperti diketahui, Bali merupakan destinasi pariwisata favorit di Asia, bahkan dunia. Pada 2019, Bali meraih predikat sebagai destinasi pariwisata nomor 1 di Asia pada ajang Travelers Choice Awards 2019 yang diadakan oleh TripAdvisor, situs perjalanan terbesar di dunia.
Pada 2018, Bali menduduki peringkat 19 pada Global Destination Cities Index 2018 yang dirilis oleh Mastercard dengan 8,3 juta kunjungan wisatawan mancanegara. Sedangkan pada 2017, Bali dianugerahi predikat sebagai Destinasi Terbaik Dunia 2017 (World's Best Destination 2017) oleh TripAdvisor.
Hal tersebut tercermin pada peningkatan trafik penumpang pesawat (domestik dan internasional) di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali pada 2019 yang mencapai 24.168.133 penumpang, naik 1,66 persen dibanding tahun 2018 yang mencapai 23.773.714 penumpang.
Baca Juga: Penampakan Pesawat China Jemput 61 Warga Wuhan di Bandara Ngurah Rai Bali
"Dengan tertundanya rencana perjalanan para wisatawan, domestik dan internasional, pada tahun ini akibat pandemi Covid-19, kami yakin akan terjadi ledakan trafik wisatawan yang berkunjung ke Bali pada 2021. Oleh karena itu kami mengundang mitra potensial, baik internasional maupun lokal, untuk memanfaatkan momen terbaik ini," tambah Devy.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Rombak Direksi Angkasa Pura I
-
Heboh Virus Corona, Angkasa Pura I Perketat Pemeriksaan Kesehatan Bandara
-
PT Angkasa Pura Sediakan 32 Penerbangan Ekstra di YIA Hadapi Liburan Nataru
-
Peresmian Ditunda, PT Angkasa Pura I Yakin Bandara YIA Siap Operasional
-
Angkasa Pura I Dapat Suntikan Rp 5 Triliun untuk Mempercantik Bandara
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri