Suara.com - Pusat perbelanjaan Beachwalk Shopping Center yang terletak di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, menyiapkan protokol kesehatan dan prosedur untuk pencegahan penyebaran COVID-19 menyambut pelaksanaan tatanan normal baru atau new normal.
"Kami memastikan semuanya mengikuti protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perdagangan," ujar General Manager Center Beachwalk Shopping Center Gita Sunarwulan di Badung, ditulis Senin (8/6/2020).
Ia mengatakan sejumlah protokol kesehatan tersebut diantaranya adalah memastikan semua karyawan atau tamu yang masuk ke kawasan Beachwalk harus mengenakan masker, mencuci tangan, dan menggunakan cairan hand sanitizer.
"Semuanya juga harus menjalani pemeriksaan suhu tubuh, yang suhunya di atas 37,3 derajat Celcius tidak diizinkan untuk masuk ke properti kami," katanya.
Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan sistem pemindaian dengan barcode yang diakses semua orang yang masuk ke kawasan Beachwalk untuk mengisi data diri serta sejumlah data lainnya.
"Ada barcode yang kami siapkan untuk mengisi data di Google Form. Nantinya, baik itu pengunjung, SPG maupun karyawan semua wajib mengisi itu. Jadi, kami bisa mengetahui contact tracing seandainya ada sesuatu terjadi pada salah satu pengunjung kami," ungkap Gita.
Ia menambahkan pihaknya juga mengikuti anjuran dari SE Kemenkes dan Kemenperin yaitu maksimal tamu yang masuk ke dalam kawasan Beachwalk Shopping Center pada satu waktu adalah 35 persen dari jumlah kunjungan normal.
"Kalau kunjungan normal tamu ke Beachwalk biasanya antara 20 ribu orang hingga 25 ribu orang per hari," katanya.
Semua penyewa stan di Beachwalk juga memberlakukan pembatasan orang yang masuk dalam waktu bersamaan ke stan milik mereka. Menurut Gita, rata-rata aturan yang diberlakukan adalah maksimum 40 persen dari jumlah konsumen saat waktu normal.
Baca Juga: Bali Optimistis dan Siap Jalani Tatanan Kenormalan Baru Pariwisata
"Semua tenant punya protokol masing-masing dan kami akan memeriksa setiap minggu secara rutin untuk memastikan mereka mengikuti aturan yang kami berikan. Kalau sampai ada tenant yang tidak mengikuti protokol kesehatan yang diberlakukan, kami akan berikan surat peringatan," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan pihaknya berharap seluruh pengelola mal di wilayah Badung dapat mempersiapkan pelayanan yang mengacu kepada protokol kesehatan.
"Siapkan standar operasional prosedur, siapkan hand sanitizer untuk pengunjung, termasuk skema physical distancing sehingga benar-benar kegiatan di mal itu sesuai dengan protokol kesehatan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar
-
Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
-
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Pemerintah Ingatkan Industri Kualitas Genteng Harus Dijaga Dalam Program Gentengisasi
-
Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi
-
Pesan Dirut LPDP ke Alumni: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu!
-
China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?
-
Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak