Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini Kamis (25/6/2020) dibuka melempem, IHSG anjlok 22 poin atau 0,44 persen menuju level 4.942.
Senasib dengan IHSG, indeks LQ45 juga ikut dibuka melemah 10 poin atau 1,22 persen ke level 762.468.
Terpantau sebanyak 112 saham terbakar, 27 saham menghijau dan sebanyak 58 saham belum ditransaksikan sama sekali.
Analis pasar modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, permasalahan Covid-19 dan peringatan IMF bahwa pertumbuhan ekonomi global akan lebih buruk dari prediksi IMF di bulan April 2020 menjadi alasan DJIA ditutup turun cukup tajam sebesar 2,72 persen berpeluang menjadi faktor pendorong profit taking di Bursa Indonesia dalam perdagangan Kamis ini.
Lebih lanjut, jatuhnya harga dihampir semua counter komoditas seperti Oil 4,87 persen, Gold -0,66 persen Nikel 1,40 persen, Timah 1,49 persen, Coal 0,38 persen & CPO 0,27 persen berpotensi mendorong turun saham-saham di bawah komoditas tersebut dalam perdagangan Kamis ini.
"Cukup banyak sentimen negatif untuk IHSG maka ada peluang IHSG akan terpapar profit taking," kata Edwin dalam analisanya Kamis (25/6/2020).
Lebih lanjut Edwin menambahkan di tengah penempatan dana Rp 30 triliun di empat Bank Pemerintah serta secara valuasi banyak saham sangat menarik untuk dibeli.
"Kami merekomendasikan sangat selektif jika investor ingin melakukan BOW, khususnya saham yang akan membagikan dividen, atau Swing Trade maka dapat fokus atas saham dari sektor Bank, Coal, Infrastruktur, Telko, Konsumer, dan Retail dalam perdagangan Kamis ini," katanya.
"IHSG kami perkirakan bergerak pada 4,916 - 5,000 adapun saham-saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah BBNI PTBA BBRI JSMR PGAS TLKM ICBP AKRA ERAA ACES," tambah Edwin.
Baca Juga: Aliran Modal Asing Masuk Rp 7 Triliun, Kepercayaan Asing Mulai Pulih?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
IHSG Terperosok Rp1,4 Triliun, Ada Potensi Technical Rebound Tipis Hari Ini
-
Emiten PUDP Tebar Dividen Tunai, Cek Jadwalnya dan Besarannya
-
Tren Emas Terus Memburuk Sejak Pandemi: Ada Apa dengan Pasar China?
-
OJK Panggil Petinggi Bank Mandiri Taspen, Apa Kasusnya?
-
Dolar AS Tembus Rp18.000, Kemenkeu, BI, dan OJK Kompak Jaga Stabilitas Pasar
-
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
-
Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh
-
Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?
-
Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?
-
Jangan Asal Investasi! Kenali Cara Membedakan Pialang Resmi dan Investasi Bodong