Suara.com - Penduduk Eastlakes akan menikmati pusat perbelanjaan baru dengan merek-merek kelas dunia ketika membuka pintunya pada pertengahan tahun depan. Saat ini proses pembangunan tahap pertama dari pengembangan hunian dan ritel mixed-use Crown Group senilai Rp 10 triliun sedang berlangsung.
Crown Group telah mendapatkan persetujuan pengembangan dari NSW Planning minggu lalu untuk pengembangan hunian dan ritel paling menarik yang pernah dilihat di daerah ini dalam beberapa dekade.
Komisaris dan CEO Crown Group, Iwan Sunito mengungkapkan, bahwa pusat perbelanjaan baru ini adalah landasan untuk langkah berikutnya dalam visi Crown Group dalam menciptakan portofolio penawaran ritel senilai Rp 10 triliun di Australia yang memanfaatkan arsitektur ikonik untuk menarik merek kelas dunia.
"Proyek Eastlakes Live dapat dianggap sebagai salah satu pengembangan tunggal terbesar di Sydney saat ini," kata Iwan Sunito dalam keterangannya, Selasa (30/6/2020).
Dengan area pengembangan seluas 24.000 m2 atau 2,4 hektar dan dikelilingi oleh lebih dari 2 hektar taman di sebelahnya dan 3 lapangan golf, Eastlakes Live juga merupakan salah satu lokasi pengembangan terbesar di kawasan timur.
“Kami sukses pada pengembangan terakhir kami di Sydney dan kami akan melakukan ini lagi di Eastlakes. Kami akan memiliki merek ritel kelas dunia yang beroperasi di sana mulai tahun depan," ucapnya.
“Visi kami adalah untuk menciptakan komunitas baru di pinggiran timur melalui Eastlakes Live yang dapat memfasilitasi aktivitas belanja dan ruang kerja bersama, arena bermain untuk anak-anak, pusat medis dan hotel,” Iwan Sunito menambahkan.
Pengembangan Eastlakes yang baru ini memiliki desain yang menakjubkan oleh arsitek yang sudah terkenal secara internasional, Francis-Jones Morehen Thorp (fjmt) dan interior pusat perbelanjaan yang menarik akan dirancang oleh Buchan.
Eastlakes Live akan memiliki 490 unit apartemen mewah dan kawasan ritel dan kuliner yang diciptakan untuk mengubah kawasan tersebut menjadi destinasi tersendiri.
Baca Juga: Dana Traveling Milenial Bisa Dimanfaatkan ke Properti Selama Pandemi
Pada intinya Eastlakes Live akan menjadi pusat kota baru dan hingga 80 restoran, kafe, toko dan supermarket Ketika sudah selesai dibangun.
Tahap pertama diharapkan akan selesai pada pertengahan 2021. Ini akan menampilkan pusat perbelanjaan senilai Rp 300 miliar dengan luas 2800 meter persegi dan 13 outlet termasuk toko ALDI baru yang lebih besar dan Woolworths Metro, serta toko roti, farmasi, salon kecantikan, sushi, agen koran/kantor pos dan tempat cuci mobil.
Pusat perbelanjaan tahap pertama ini berada tepat di bawah hunian vertikal dengan tiga menara di sisi utara. Ini akan memberikan kenyamanan sehari-hari untuk berbelanja dan untuk melengkapi area belanja yang sudah ada di Eastlakes Shopping Centre sampai pusat perbelanjaan tersebut berhasil ditransformasikan sebagai bagian dari tahap kedua.
Chief Operating Officer Crown Group, Pierre Abrahamse mengatakan, penduduk setempat sangat senang bahwa kawasan perbelanjaan baru ini akan segera menjadi kenyataan.
"Penduduk lokal dan calon penghuni sangat gembira melihat awal yang nyata dari transformasi Kawasan pinggiran kota mereka," katanya.
“Ini akan menjadi daya Tarik utama bukan hanya bagi mereka yang tinggal di daerah tersebut, tetapi juga bagi mereka yang akan menghuni kawasan Sydney yang sedang berkembang ini. Eastlakes Live akan menawarkan berbagai kemudahan dan layanan yang belum pernah dilihat di daerah Eastlakes selama beberapa dekade. Ini akan menjadi kawasan pinggiran kota Sydney berikutnya," Abrahamse menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta
-
Respons Garuda Indonesia Usai Tak Lagi Dapat Bintang 5 dari Skytrax
-
Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Tembus USD100 Pekan Depan
-
Sudah Punya Direksi Asing, Tapi Garuda Indonesia Malah Turun Kasta Jadi Bintang 4
-
Garuda Indonesia Turun Kasta Jadi Bintang 4, Kenyamanan dan Fasilitas Menurun
-
Ketum PERBANAS Hery Gunardi Beberkan Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional
-
Wapres Cek Proyek Strategis Senilai Rp1,4 T di Tuban, Siap Genjot Ekspor Semen ke Pasar Global
-
Fitch Semprot Outlook RI Jadi Negatif, Menkeu Purbaya Jujur: Salah Saya Juga!
-
Pertamina Tegaskan Stok BBM Aman: Cadangan Nasional Bisa Tahan hingga 35 Hari