Suara.com - Bank BRI kembali melakukan terobosan digital banking guna memberikan kemudahan dan keamanan layanan perbankan.
Kali ini, BRI meluncurkan layanan pembukaan rekening secara digital melalui platform “BRI Buka Rekening” yang dapat diakses melalui website bukarekening.bri.co.id .
Dalam platform inovasi terbaru ini, nasabah dimungkinkan untuk melakukan pembukaan rekening dengan teknologi Face Recognition dan Digital Signature, sehingga tidak perlu datang ke kantor Bank untuk bertatap muka dengan petugas.
Bila sebelumnya pembukaan rekening tanpa tatap muka hanya dapat dinikmati oleh nasabah eksisting BRI, kali ini, calon nasabah barupun dapat membuka rekening digital tanpa datang ke bank.
“Kami akan terus memberikan kemudahan layanan perbankan kepada masyarakat, khususnya nasabah BRI. Inovasi digital saving BRI menjadi salah satu solusi pelayanan menabung yang lebih cepat, mudah, dan aman,” ungkap Handayani, Direktur Konsumer Bank BRI.
Keunggulan lain dari BRI Buka Rekening, diantaranya konsep verifikasi nasabah yang dipilih tidak perlu tatap muka dengan agen bank melalui media video call, sehingga proses pembukaan rekening dapat lebih mudah dan cepat.
Namun tetap aman, karena dapat dipastikan pembukaan rekening hanya dapat dilakukan apabila calon nasabah yang ingin membuka rekening adalah benar pemilik NIK yang didaftarkan.
Selain itu, nasabah tidak hanya mendapatkan rekening Digital Saving, namun juga otomatis teregistrasi sebagai user Internet Banking BRI (BRImo), sehingga rekening yang terbentuk dapat langsung digunakan untuk bertransaksi secara digital.
“Melalui strategi perluasan channel pembukaan rekening kami menargetkan pembukaan 1 juta rekening baru di tahun pertama. Ke depan, BRI Buka Rekening akan ditempatkan pada beberapa aplikasi dan website Bank BRI, serta beberapa aplikasi/website pihak ketiga yang bekerjasama. Dengan cara tersebut, masyarakat dapat mudah mengakses platform BRI Buka Rekening,” tutur Handayani.
Baca Juga: Pegawai BRI Terpapar Corona, Hasilnya Keluar Setelah Pasien Meninggal
Bersamaan dengan launching Platform BRI Buka Rekening, BRI juga meluncurkan program Akuisisi Digital Saving melalui BRI Buka Rekening periode (7 Juli - 31 Desember 2020) atau selama kuota tersedia. Nasabah akan mendapatkan hadiah berupa voucher digital dan sekaligus turut menyumbang melalui benih baik.
Berita Terkait
-
Pegawai BRI Terpapar Corona, Hasilnya Keluar Setelah Pasien Meninggal
-
BRI Sinergi dengan Askrindo dan Jamkrindo Jamin Kredit UMKM
-
Pesan Berantai, Puluhan Pegawai BRI di Malang Tertular Virus Corona
-
Bantu Permodalan Pengusaha Mikro, BRIsyariah Akselerasi Penyaluran KUR
-
Bank BRI - Kemenkop dan UKM Selamatkan UMKM Terdampak Covid-19
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Maskapai Berbiaya Rendah Asal Vietnam Goda Pelancong RI Dengan Tiket Murah
-
BEI Gembok Dua Saham dan Buka Lagi Emiten Ini, Siapa Saja?
-
Keponakan Prabowo Pastikan, Terpilihnya Jadi Deputi Bank Indonesia Sesuai Proses Undang-undang
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini, BUMI dan PTRO Jadi Saham Rekomendasi Analis
-
Menperin Agus: Manufaktur Pecah Rekor 14 Tahun, Tumbuh 5,58 Persen Lampaui Ekonomi Nasional
-
Harga Emas Naik Lagi, Hari Ini di Pegadaian Sudah Tembus Level Rp3 Juta
-
Kemenkeu Siapkan 8 SBN Ritel di 2026, Target Raup Dana Rp 170 Triliun
-
Jelang Ramadan, Pemerintah Diminta Percepat Belanja Negara Guna Stimulasi Kredit
-
Kemenkeu: Investor SBN Ritel 2025 Didominasi Kalangan Perempuan
-
Profil Neta Auto, Perusahaan Mobil Listrik yang Stop Operasi di Indonesia