Suara.com - PT Pos Indonesia (Persero) sudah hadir selama 274 tahun melayani seluruh kebutuhan masyarakat dalam layanan perposan di Tanah Air. Selain memiliki jaringan yang luas dan berdedikasi, Pos Indonesia juga terus berkomitmen untuk memberikan layanan yang prima, baik di dalam negeri hingga ke luar negeri.
Memasuki layanan ke pasar internasional tentu bukan perkara yang mudah, namun Pos Indonesia memiliki kepercayaan tersendiri, karena dinyatakan telah memenuhi standar internasional dalam penerapan sistem layanan di industri pos yang telah ditetapkan secara global oleh Universal Postal Union (UPU), khususnya terkait dengan keamanan layanan surat, paket maupun layanan keuangan, sehingga UPU menyertakan Pos Indonesia menjadi bagian Global Postal Network.
UPU sendiri adalah organisasi internasional di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk kerja sama antara pelaku sektor pos, yang didirikan pada 1874, yang berkantor pusat di Swiss dan memiliki 192 negara anggota. UPU berkonsentrasi untuk mengatur agar biaya kiriman semakin efisien dan mendorong negara anggotanya untuk terus meningkatkan kualitas layanan pos.
Hal ini tercerminkan dari layanan internasional Pos Indonesia, seperti layanan prioritas yang mencakup pengiriman Express Mail Service (EMS), Pos Ekspor, Paket Pos Cepat Internasional, Pos Tercatat (R) Internasional serta e-Packet. Adapun layanan standar yaitu Pos Udara Internasional dan Paket Pos Biasa Internasional, yang juga disediakan fitur jejak lacak dan jaminan ganti rugi.
Untuk layanan keuangan, Pos Indonesia memiliki layanan International Remittance (pengiriman uang dari dan ke luar negeri) yang cepat dan mudah, bekerja sama dengan mitra yang beragam, aman dan andal.
Direktur Komersial PT Pos Indonesia (Persero), Charles Sitorus menyatakan, dengan bergabungnya Pos Indonesia dengan UPU, maka masyarakat dapat menikmati berbagai layanan yang aman dan dapat menjangkau jaringan global lebih dari 660.000 kantor pos seluruh anggota UPU.
“Pos Indonesia sudah memenuhi standar yang ditetapkan UPU. Pos Indonesia akan terus meningkatkan kualitas layanan untuk memberikan layanan internasional yang lebih aman, nyaman dan terpercaya,“ tandasnya.
Berita Terkait
-
Putus Penyebaran Covid-19, Pos Indonesia Sinergi dengan Berbagai Lembaga
-
PT Pos Indonesia Berkomitmen Terapkan Protokol Kesehatan
-
Cerita Desainer Itang Yunasz Selama Pandemi Covid-19: Penjualan Turun
-
Kemenparekraf : Industri MICE Berperan Penting dalam Pendapatan PDB
-
Mensos Minta PT Pos Tambah Loket agar Penyaluran BST lebih Cepat
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN