Suara.com - Untuk membantu masyarakat yang sudah tidak bisa bekerja ataupun tidak memiliki penghasilan, agar mereka tetap dapat bertahan selama pandemi Covid-19, PT AXA Mandiri Financial Services unit Syariah (AXA Mandiri Syariah menyalurkan sebagian dana surplus underwriting atas penjualan produk asuransi syariah 2019 sebesar Rp 428,6 juta. Dana tersebut akan disalurkan sebagai dana sosial melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Penyerahan simbolis sebagian dana surplus underwriting dilakukan secara virtual oleh Direktur Kepatuhan AXA Mandiri, Rudy Kamdani kepada Direktur Utama Baznas, M Arifin Purwakananta, yang disaksikan oleh Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi dan Direktur Distribution & Sales Bank Syariah Mandiri, Anton Sukarna.
Dana tersebut akan disalurkan dalam bentuk paket sembako dan paket logistik pendidikan, yang akan disalurkan kepada lebih dari seribu anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Rudy mengatakan, dana sosial tersebut merupakan bagian dari surplus underwriting AXA Mandiri Syariah 2019, yang terkumpul mencapai Rp 1,74 miliar.
“Komitmen ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya berbisnis, tetapi juga mengedepankan amanah para pemegang polis asuransi syariah untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam kondisi seperti sekarang,” ujar Rudy di Jakarta, Rabu (26/8/2020).
Dana surplus underwriting adalah selisih antara pendapatan dan pengeluaran dana Tabarru’ untuk tahun berjalan, sebagaimana ditetapkan dalam polis. Biasanya selisih dari kontribusi para peserta asuransi syariah ke dalam dana Tabbaru ini didapatkan, setelah dikurangi pembayaran santunan atau klaim kontribusi asuransi dan penyisihan teknis dalam satu periode tertentu.
Sejak 2012, AXA Mandiri Syariah telah menyalurkan sebagian dana surplus underwriting kepada Baznas. Kerja sama ini telah memberikan dampak positif bagi pemenuhan kebutuhan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang dikelola Baznas.
Program-program tersebut diantaranya, bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, kesehatan, dan kemanusiaan.
Pada kesempatan yang sama, Arifin mengungkapkan apresiasi kepada AXA Mandiri Syariah.
Baca Juga: Baznas Luncurkan Bantuan Pendidikan bagi Anak Yatim, Program Beasiswa Mulia
“Alhamdulillah, kami masih dapat terus bekerja sama dengan AXA Mandiri Syariah. Kami berterima kasih dan mendukung penuh upaya AXA Mandiri Syariah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyaluran sebagian dana surplus underwriting ini, yang tentunya akan dipergunakan dengan sebaik-baiknya demi kemaslahatan umat. Upaya AXA Mandiri Syariah yang terus-menerus menyebar kebaikan, terutama di situasi seperti ini, akan berdampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Chief of Sharia AXA Mandiri Srikandi Utami menjelaskan, dana sosial tersebut kemudian akan disalurkan oleh Baznas ke beberapa lembaga, seperti Laznas BSM, Dompet Dhuafa, Mandiri Amal Insansi, Investa Cendekia Amanah, dan KBMAXI. Lewat bantuan sosial yang bersinergi dengan berbagai pihak tersebut, perusahaan juga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program yang tepat sasaran.
“Kami berharap, dengan disalurkannya dana tersebut, kami dapat menjadi bagian dari upaya mereka dalam menata kembali kehidupannya, termasuk dalam kesehatan fisik dan mental. Dengan demikian, mereka tidak hanya dapat bertahan hidup dalam kondisi seperti ini, melainkan terus dapat melanjutkan hidup dengan baik," tambah Srikandi.
Pada 2019, AXA Mandiri Syariah telah memberikan perlindungan asuransi syariah kepada lebih dari 53 ribu peserta, sedangkan dari sisi pendapatan kontribusi, di tahun 2019 AXA Mandiri Syariah mencatatkan pendapatan kontribusi sebesar lebih dari Rp 394 miliar.
Pendapatan tersebut diperoleh melalui berbagai macam produk asuransi syariah, seperti Asuransi Mandiri Elite Plan Syariah, Asuransi Mandiri Perlindungan Sejahtera Syariah, dan lainnya. Berbagai solusi perlindungan tersebut dipasarkan melalui ratusan cabang Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) di seluruh Indonesia.
Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, Mandiri Syariah mempunyai potensi nasabah bagi pemasaran produk AXA Mandiri Syariah dan menjadi partner yang sangat tepat karena paling mengerti akan kebutuhan pengelolaan keuangan secara syariah bagi masyarakat muslim di Indonesia.
Direktur Distribution and Sales Mandiri, Syariah Anton Sukarna kemudian menjelaskan, kerja sama Mandiri Syariah-AXA Mandiri Syariah merupakan wujud sinergi antar perusahaan anak Mandiri Group.
“Serta bentuk dukungan Mandiri Syariah atas program pemerintah dalam peningkatan literasi keuangan syariah Indonesia,” jelasnya.
Selain memenuhi kebutuhan perlindungan jiwa bagi masyarakat yang dikelola secara syariah dan tentunya bebas dari riba, AXA Mandiri Syariah juga menyediakan layanan wakaf bagi nasabah yang ingin memiliki amal jariah yang tak terputus sehingga tetap dapat terus memberikan manfaat bagi sesama. Hal ini tentunya sejalan dengan tujuan perusahaan, yaitu selalu bertindak demi kemajuan insan manusia dengan melindungi yang terpenting bagi mereka.
“Selain meningkatkan pelayanan dan pilihan perlindungan, kami juga terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memiliki asuransi. Dengan demikian kami berharap bahwa semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya memiliki asuransi, maka akan lebih banyak keluarga Indonesia yang terlindungi," tutup Rudy.
Tag
Berita Terkait
-
Corona di DKI Makin Parah, DPRD Minta Karang Taruna Ikut Mengawasi PSBB
-
Para Menteri yang Foto Bareng Tanpa Masker, Jangan Dulu Merasa Aman
-
Sebelum Nonton Film di Bioskop Jakarta, Baiknya Baca Pesan Ini Dulu Deh
-
Anggota Dewan Bunuh Diri Usai Dinyatakan Terinfeksi Virus Covid-19
-
Izin Operasi Ditunda, Ini Kata Ahli soal Penularan Covid-19 di Bioskop
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tak Cuma BUMI, Ini Saham-saham Bakrie yang Harganya Meroket
-
Kepercayaan Pengguna Antar CEO Indodax Jadi Sosok Berpengaruh Lini Aset Digital
-
Regulasi Baru Disebut Bisa Pukul Kesejahteraan Petani Tembakau
-
Awas! Praktik Jual-Beli Rekening Bisa Dijerat Hukum Penjara
-
Punya Cadangan Uranium dan Thorium, Pakar Dorong Pemerintah Segera Bangun PLTN
-
Viral Kejagung Geledah Rumah Pejabat Pajak Temukan Rp 920 Miliar, Kemenkeu Pastikan Hoaks
-
Produsen Minuman Alkohol Heineken PHK 6.000 Pekerja
-
WSKT Rampungkan Proyek Rumah Sakit di Kalbar
-
Bank Saqu Gaet Komunitas Lari Bidik Nasabah Secara Organik
-
Daftar Proyek-proyek yang Akan Dijalankan Danantara