Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini Kamis (27/8/2020) terus menunjukan tren positifnya, kali ini IHSG berhasil naik ke posisi 5.344. Ini merupakan penguatan pembukaan 4 kali berturut-turut di pekan ini.
Melansir data RTI, IHSG naik 4,1 poin ke level 5.344 atau menguat 0,08 persen dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya di level 5.340. Begitu juga dengan indeks LQ45 yang tipis 1 poin atau 0,13 persen menuju level 850.
Analis pasar modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, reboundnya harga komoditas emas sebesar 1,19 persen disertai penguatan harga komoditas lain dan naiknya Indeks Dow Jones 0,30 persen berpotensi menjadi katalis pendorong naik IHSG dalam perdagangan Kamis ini.
"IHSG kami perkirakan bergerak pada 5.304 - 5.390 adapun saham-saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah SMGR, BRIS, BBKP, EXCL, BMRI, TLKM, SSIA, MYOR, ADRO, ASII," kata Edwin dalam analisinya, Kamis (27/8/2020).
Sementara dari sisi eksternal mayoritas bursa saham di developed economies bergerak menguat. Bursa saham benua kuning bergerak bervariatif pada perdagangan rabu kemarin.
Indeks Hang Seng ditutup menguat sebesar 0,02 persen, lalu indeks Shanghai ditutup melemah 1,36 persen dan Indeks Kospi ditutup menguat 0,11 persen.
Sementara itu, Dow Jones ditutup menguat sebesar 0,30 persen di level 28,331 hal ini sejalan dengan penguatan S&P 500 sebesar 1,02 persen.
Wall Street ditutup menguat didorong oleh saham-saham teknologi yang menguat signifikan seperti Facebook, Apple, Amazon, dan Google.
"Selain itu sentimen dari perkembangan vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh Moderna yang menunjukkan hasil positif setelah diuji coba terhadap pasiennya," kata Edwin.
Baca Juga: Didorong Modal Asing, Bos BI Sebut Nilai Tukar Rupiah Masih Terkendali
Dari pasar komoditi, harga nikel menguat sebesar 1,22 persen harga emas menguat 1,14 persen dan harga timah menguat 1,09 persen.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup flat dengan menguat tipis sebesar 0,03 poin ke level 5,340.
Sentimen penggerak pasar hari ini diantaranya bursa saham AS yang ditutup menguat memberi kabar positif untuk perdagangan hari ini, sentimen dari vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh Moderna berhasil di uji coba pada pasien dengan usia diatas 56 tahun, sementara dari dalam negeri masih dinantikan investor realisasi dari stimulus-stimulus yang akan diberikan oleh pemerintah Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi
-
Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI
-
Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026
-
Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!
-
Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya
-
Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional
-
Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas
-
Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu
-
Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026
-
Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM