Suara.com - Bagi sebagian orang, gajian mungkin menjadi momen memerdekakan diri untuk mewujudkan impian untuk membeli barang yang diinginkan sejak awal bulan lalu.
Tapi, mungkin sebagian lagi justru harus merelakan lebih dari separuh gajinya untuk membayar tagihan menumpuk. Akhirnya, senang-senang saat gajian hanya berupa mitos. Nah, Anda tipe menghabiskan gaji yang seperti apa?
Kalau jawaban Anda adalah salah satu dari keduanya, maka Anda sebaiknya perlu belajar lagi tentang manajemen keuangan. Kenapa? Karena inti mengelola keuangan yang sebenarnya adalah bukan tentang bagaimana menghabiskan, tetapi langkah untuk tetap menyeimbangkan pendapatan dan pengeluaran, demi masa depan keuangan yang lebih stabil.
Lalu, apa yang harus dilakukan saat gajian tiba? Yuk, kita simak beberapa tips dan triknya dari beberapa pakar keuangan:
1.Membuat Rencana Keuangan
Memiliki rencana keuangan lebih dari sekadar mencari tahu berapa banyak gaji yang tersisa setelah tagihan dibayar. Rencana bisa dimulai dengan memikirkan tentang apa yang benar-benar Anda inginkan.
Apa tujuan rencana ini? Ingin travelling keliling dunia? Beli rumah? Membangun bisnis? Atau mungkin menikah? Bila sudah menentukan tujuan keuangan, pertimbangkan untuk membuat rekening tabungan terpisah.
2. Menabung untuk Jangka Pendek dan Investasi untuk Jangka Panjang
Jangan pernah mengandalkan kredit atau utang untuk semua pengeluaran tak terduga. Siapkan dana darurat tersendiri sejumlah 3-6 kali gaji dan tidak mengambil cicilan lebih dari 30% nilai gaji. Ini adalah ukuran keuangan yang sehat menurut pakar pengelolaan keuangan.
Baca Juga: 114 Saham Terbakar, IHSG Dibuka Melemah di Level 5.249
3. Mendapatkan Pendapatan Tambahan
Menjadi sukses, apa pun artinya untuk Anda, dimulai dengan memiliki gagasan yang jelas tentang apa yang Anda inginkan dan kemudian membuat rencana untuk mencapainya. Bila perlu, cari sumber pendapatan lainnya untuk memenuhi pengeluaran Anda saat ini.
Cara yang tepat adalah dengan memanfaatkan teknologi yang dimiliki. Anda bisa mulai dengan belajar trading. Sebagai pemula, untuk mencapai tujuan trading yang sukses, Anda perlu belajar terlebih dulu. Dimulai dari memilih platfom yang bisa dipercaya karena jujur dan transparan untuk mendapatkan penghasilan tambahan, seperti Binomo.
Binomo adalah platform online yang mengizinkan perdagangan binary option (opsi binari) yang menyediakan akses berkualitas tinggi ke pasar keuangan dunia dan bekerjasama dengan banyak pelanggan di berbagai negara. Tidak seribet platform lainnya, Binomo dirancang untuk membuat aktivitas perdagangan lebih menyenangkan dan menguntungkan, khususnya bagi pemula.
Pertama, daftarkan diri Anda di situs resmi Binomo dan pilih mata uang yang digunakan. Tak hanya US Dolar atau Euro, Anda juga bisa memilih mata uang Rupiah. Setelah itu, Anda akan langsung mendapatkan dana maya sebesar US$1000 (Rp 14 juta) di akun demo. Akun ini disediakan Binomo agar Anda bisa belajar cara kerja dan teknis trading jenis opsi biner.
Bagi pemula, tidak perlu khawatir. Ada video pelatihan gratis yang juga tersedia di platform ini. Bila ada kendala atau pertanyaan, jangan ragu untuk langsung mengontak pelayanan pelanggan Binomo yang sigap sepanjang waktu untuk menjelaskan.
Setelah paham dengan cara kerjanya, Anda sudah bisa berinvestasi dengan akun riil. Siapkan dana nominal hanya US$10 (Rp140ribu) dan pilih metode deposit yang diinginkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
BUMN Ini Dulu Hanya Percetakan, Kini Bertransformasi jadi Raksasa Teknologi Keamanan Digital RI
-
Profil Dewan Energi Nasional, Ini tugas dan Tanggung Jawabnya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Target Negosiasi Tarif Impor AS Mundur, Ada Kendala?
-
Purbaya soal IHSG Anjlok: Beres Sebelum Mei, Hanya Syok Sesaat
-
PU Kebut Normalisasi Sungai Aek Doras, Upaya Redam Ancaman Banjir di Sibolga
-
Tekanan Global hingga AI Warnai 2026, MCorp Buka Ruang Dialog Strategis Lintas Industri
-
Pos Indonesia Gandeng Emiten WIFI Bantu Distribusi Internet Rakyat
-
IHSG Terjun Bebas, BEI: Investor Jangan FOMO Jual Saham
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG