Suara.com - Selama masa pandemi Covid-19 ini, BPJS Kesehatan selaku penyelenggaran Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) menghadirkan layanan non tatap muka guna mempermudah peserta JKN-KIS mengakses kepesertaannya dari rumah tanpa harus ke kantor BPJS Kesehatan terdekat.
Program Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (PANDAWA) merupakan layanan dengan teknologi komunikasi melalui WhatsApp (WA). Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi layanan tatap muka serta menekan jumlah kunjungan di kantor cabang yang membludak.
Nantinya setiap kantor cabang akan menyediakan nomor kontak yang terhubung langsung melalui WA dan akan dibalas oleh petugas dari BPJS Kesehatan untuk memenuhi kebutuhan kepesertaan JKN-KIS setiap peserta yang membutuhkan.
“Untuk Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sorong sendiri, masyarakat Sorong dapat memanfaatkan layanan PANDAWA dengan menghubungi nomor WA di 081247751731. Prosesnya cukup mudah, hanya perlu mengirimkan teks seperti biasa ke nomor tersebut, dan menunggu sampai petugas kami memberikan balasan dan terjadi percakapan untuk layanan yang dibutuhkan,” jelas Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Sorong Ambar Permana, Jumat (25/9/2020).
Lebih lanjut, Ambar menjelaskan layanan PANDAWA tersebut diperuntukan bagi peserta JKN-KIS dengan layanan administrasi seperti daftar baru, tambah anggota keluarga, pendaftaran bayi baru lahir, ubah jenis kepesertaan, ubah data identitas, ubah data golongan dan gaji, ubah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), penonaktifan peserta meninggal, perbaikan data ganda dan pengaktifan kembali kartu.
“Harapannya, dengan hadirnya layanan PANDAWA ini dapat menjadi salah satu layanan alternatif yang memudahkan masyarakat khususnya peserta JKN-KIS di masa pandemi Covid-19 saat ini. Masyarakat dapat mengakses layanan tersebut mulai dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore untuk setiap hari kerja, kami optimalkan agar pelayanan PANDAWA ini dapat bermanfaat bagi masyarakat,” paparnya.
Salah satu peserta JKN-KIS dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), Salma (45), yang telah merasakan manfaat layanan PANDAWA, menyatakan sangat terbantu karena tidak perlu khawatir lagi untuk mengakses layanan JKN-KIS tanpa perlu keluar rumah.
“Informasi tentang layanan PANDAWA ini sudah cukup meluas ke lingkungan saya, dan kemarin sudah saya coba. Saya melakukan pengajuan perubahan FKTP, dan alhamdulillah diproses dengan cepat dan tanggap oleh petugasnya. Layanan ini sangat membantu,” ujarnya melalui pesan teks.
Baca Juga: Layanan Lebih Mudah, BPJS Kesehatan Jember Hadirkan Aplikasi Pandawa
Berita Terkait
-
Layanan Lebih Mudah, BPJS Kesehatan Jember Hadirkan Aplikasi Pandawa
-
Dear Warga, Tidak Perlu ke Kantor BPJS Kesehatan Cukup Via WhatsApp
-
Pandemi Covid-19, Angka Kontak FKTP ke Peserta Harus Tetap Terjaga
-
BPJS Kesehatan Wamena Konsisten Edukasi Masyarakat soal Pola Hidup Sehat
-
Aplikasi Mobile JKN Mudahkan Pendaftaran Fasilitas Kesehatan dari Rumah
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal
-
Bunga Kredit PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, OJK Mendadak Beri Peringatan
-
Evaluasi MBG, Luhut Soroti Pelaksanaan Serentak
-
Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan
-
Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor
-
Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS
-
Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban
-
Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya