Hingga akhirnya, ia dan istri memutuskan untuk fokus memproduksi piyama di salah satu pabrik pakaian (garmen) berkualitas ekspor.
Keputusan tersebut menuai hasil positif. Kualitas produk yang meningkat membuat pesanan CKL Looks membludak, hingga kini mencapai 20.000 piyama setiap bulan. Omset CKL Looks juga melonjak hingga sekitar Rp 4 miliar - Rp5 miliar per bulannya.
“Karena pesanan makin banyak, saya butuh tempat penampungan yang lebih besar. Saya sempat kesulitan mencari dana untuk memenuhi kebutuhan ini, hingga akhirnya datang kesempatan untuk mengajukan kredit dari BRI,” ungkap Laksono.
Menurut Laksono, kesulitan dialami karena kebutuhannya untuk ekspansi tempat usaha tiba di tengah pandemi. Banyak lembaga keuangan yang menahan diri untuk menyalurkan pembiayaan. Akan tetapi, hal yang sama tidak dialami ketika ia mengajukan kredit ke BRI.
Dia bahkan menyebut, respons BRI begitu cepat untuk menjawab kebutuhannya. Hal ini sangat membantu keberlangsungan usahanya yang mendesak. Alhasil, setelah melalui proses yang singkat dan memenuhi segala persyaratan, Laksono berhasil mendapat kucuran kredit investasi dari BRI Kantor Cabang Bandung Martadinata.
“Saya suka sekali marketingnya BRI ini, sangat kooperatif dan aktif menghubungi saya agar proses pembiayaan selesai cepat. Akhirnya alhamdulillah, pinjaman bisa saya dapatkan untuk ekspansi tempat usaha,” ujarnya.
Efisiensi waktu penyaluran pembiayaan memang telah diimplementasikan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, setelah perseroan mentransformasi layanan hingga bertumpu pada penggunaan teknologi dan sistem digital. Melalui konsep go shorter, go smaller, and go faster, BRI bertekad menjadi bank terdepan untuk menjawab seluruh kebutuhan masyarakat secara cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan.
Direktur Utama BRI, Sunarso mengatakan, penerapan sistem digital untuk menyalurkan pembiayaan dan berbagai insentif bagi pelaku usaha makin intensif dilakukan selama pandemi. Bantuan yang cepat dan penyaluran pembiayaan bagi pelaku usaha diharapkan berdampak pada membaiknya kondisi perekonomian masyarakat.
“Bagi BRI yang fokus di UMKM, meskipun krisis, pada situasi seberat apapun, BRI harus terus ekspansi. Dukungan bagi mereka [UMKM] justru harus dimaksimalkan agar roda perekonomian bisa segera berjalan normal. Untuk itu, BRI siap menjadi garda terdepan untuk membantu segala kebutuhan layanan keuangan masyarakat,” tutup Sunarso.
Baca Juga: Asiamoney : Bank BRI Berada di Garis Depan Pemulihan Ekonomi saat Covid-19
Berita Terkait
-
Marak Antre Ambil Bantuan Sosial di Bank, Satpol PP Minta Warga Jaga Jarak
-
OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit, Ini Respons BRI
-
Cara Cek Penerima BLT UMKM secara Online via eform.bri.co.id
-
Gandeng Pegadaian, BRI Danareksa Sekuritas Optimalkan Manfaat Gadai Efek
-
BRI Permudah Masyarakat Terima Bantuan BPUM dari Pemerintah
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi