Maka dari itu, beralih ke digital merupakan solusi paling efektif bagi pelaku usaha UKM di tengah pandemi. Pasalnya, bila pemilik usaha bisa semakin kreatif memasarkan produk lewat dunia digital, maka sebagian masalah penjualan akan teratasi. Yang terpenting adalah Anda mencoba mendalami strategi pemasaran digital.
Selain itu, jika Anda mulai merambah bisnis ke digital, jangan melupakan e-commerce. Besarnya pasar e-commerce di Indonesia bahkan di dunia, sangat menguntungkan para penjual dan pembeli.
Sebab e-commerce memudahkan proses penjualan dan pembelian barang karena meskipun tidak bertemu secara langsung, teknologi ini bisa menghubungkan kedua pihak saling untuk berkomunikasi dan melakukan transaksi sebagaimana transaksi konvensional.
E-commerce juga memiliki berbagai macam metode pembayaran yang memudahkan para pelanggan, mulai dari transfer bank, kartu kredit hingga kredit online dari aplikasi pinjaman online cepat cair dan mudah. Salah satu penyedia jasa kredit online dari pinjaman online cepat cair dan mudah yang sudah bekerja sama dengan 350+ e-commerce di Indonesia adalah Kredivo.
Kredivo sangat menguntungkan konsumen, juga para pelaku bisnis. Sebab layanan pay later dengan bunga 0% dan kredit online dengan bunga hanya 2,6% serta tenor mulai dari 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan, menjadi pilihan yang tepat para konsumen jika ingin membeli barang dengan nominal yang bisa dibilang mahal tetapi tidak mau langsung menghabiskan uang yang banyak.
Selain itu, Kredivo juga memiliki layanan pinjaman tunai dengan tenor mulai dari 30 bulan, 3 bulan hingga 6 bulan. Bisa dimanfaatkan para pelaku bisnis seperti Anda untuk menjadi modal mengembangkan UKM Anda. Dengan limit hingga Rp30 juta dan proses pendaftaran yang super mudah, Anda bisa nikmati layanan ini hanya dalam genggaman tangan saja.
Berita Terkait
-
Benarkah Pertemuan Kecil Bisa Batasi Penularan Virus Corona? Ini Kata Ahli!
-
Covid-19 Tumbuh Subur di Tempat Pengungsian Nagorno-Karabakh
-
Kumpulan Dokter Ahli di Eropa Sebut Pandemi Covid-19 Adalah Kebohongan
-
Salah Satu Tamu Makan Malam Positif Covid-19, Presiden Afsel Dikarantina
-
Update 28 Oktober: Tambah 4.029, Positif Corona RI Tembus 400 Ribu Orang
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik
-
ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS
-
Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban
-
Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham
-
Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK
-
Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout
-
Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?
-
Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG
-
PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara
-
Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?