Melihat data tersebut, BRI Ventures bersama BEI melalui IDX Incubator dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) hari ini juga akan berkolaborasi bersama meluncurkan program accelerator untuk menjaring startup potensial yang akan diinkubasi dan disiapkan untuk Go Public.
Program yang pertama yaitu Joint Accelerator Program, dimana startup atau UMKM Binaan IDX Incubator dapat mengikuti program inkubasi dari BRI Ventures, dan sebaliknya portofolio startup atau UMKM BRI Ventures dapat mengikuti program Road-to-IPO yang diselenggarakan oleh BEI melalui IDX Incubator.
Lalu ada program Pre-IPO Round Process, dimana BEI akan membantu BRI Ventures dalam menyiapkan portofolio startup atau UMKM BRI Ventures yang telah berhasil menyelesaikan program akselerator untuk melakukan penawaran umum melalui program IDX Incubator yang diselenggarakan oleh BEI.
Kedepannya, dengan dukungan kedua program akselerator kolaborasi antara BRI Ventures dan BEI tersebut, startup atau UMKM di Indonesia akan melihat peluang IPO sebagai jalur alternatif yang dapat membantu mereka untuk melakukan go public.
Pada beberapa tahun terakhir, BEI juga terus menjalin diskusi dengan komunitas startup dan meluncurkan beberapa inisiatif untuk memudahkan para startup atau UMKM memperoleh pendanaan dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia.
Pada 2017, IDX dan OJK meluncurkan IDX Incubator yang menawarkan bimbingan kepada para pelaku UMKM dan startup di indonesia agar mereka berhasil melalui proses listing dan mampu menjadi perusahaan go public.
Lalu, pada bulan Agustus tahun 2019, Bursa Efek Indonesia meluncurkan papan akselerasi yang memang dikhususkan kepada para UMKM dan startup untuk mencatatkan sahamnya di Bursa efek Indonesia dengan persyaratan yang lebih longgar dibandingkan persyaratan IPO pada umumnya.
Pada Januari 2020, Bursa Efek Indonesia akhirnya berhasil mencatatkan salah satu startup binaan IDX Inkubator untuk melantai di papan akselerasi Bursa Efek Indonesia.
Boumediene Sihombing Direktur BRI Danareksa Sekuritas yang merupakan anak perusahaan dari Bank BRI juga menjadi salah satu pembicara dalam kegiatan ini.
Baca Juga: Ustaz Yusuf Mansur Ungkap Alasannya Jual Saham BRI Syariah
Boumediene mengatakan, “Kami memahami bahwa saat ini para pengusaha ataupun startup founder lebih berfokus kepada operasional bisnis. Terkadang, aspek-aspek hukum dan regulasi dari proses IPO yang membuat niat mereka berhenti untuk go public. Oleh karena itu, BRI Danareksa Sekuritas berkomitmen untuk membantu para pengusaha maupun startup founder dalam hal proses IPO seperti penjaminan emisi efek, layanan perantara pedagang efek dan penasihat keuangan untuk perusahaan-perusahaan yang berencana melakukan proses go public, sehingga para pengusaha dan startup founder dapat lebih berfokus kepada hal-hal yang lebih penting seperti pengembangan bisnis. ”
Berita Terkait
-
BEI Sebut 9 Emiten Mau Buyback Saham, Nilainya Rp 4,2 Triliun
-
Launching BRI Micro dan SME Index: BRI Optimistis UMKM Bangkit
-
Terbantu dengan Pinjaman dari BRI, Begini Kisah Sukses Pelaku UMKM
-
BEI Perkenalkan Perdagangan Alternatif Efek Bersifat Utang dan Sukuk
-
Beri RTH bagi Masyarakat Bandar Lampung, BRI Bersih-bersih Kali
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite