Suara.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) tentang Rencana Kerjasama Optimalisasi dan Pengembangan Angkutan Barang.
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan secara virtual hari oleh Direktur Marketing dan Supply Chain SIG Adi Munandir dan Direktur Niaga KAI Maqin U Norhadi.
Penandatangan MoU disaksikan oleh Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo serta Presiden Direktur PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Aulia Mulki Oemar.
Kerja sama ini meliputi beberapa kegiatan, antara lain, peningkatan kerja sama angkutan berbasis kereta api dan sewa tanah atau bangunan untuk jangka menengah dan jangka panjang.
Melakukan kajian bersama untuk rencana komersial dan operasional terkait jalur dan prasarana kereta api dalam mendukung distribusi produk SIG.
Serta pengembangan bentuk kerja sama potensial lainnya yang dapat meningkatkan manfaat bisnis kedua belah pihak.
Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso mengatakan, kereta api merupakan salah satu moda transportasi penting dalam mendukung logistik Perusahaan.
Nantinya, KAI akan menjadi salah satu mitra strategis seiring perkembangan SIG sebagai penyedia solusi bahan bangunan.
“Kerja sama ini merupakan sinergi untuk saling melengkapi dan memberikan hasil terbaik bagi kedua belah pihak. Melalui sinergi yang terjalin saat ini, diharapkan dapat semakin optimal dalam memanfaatkan setiap peluang dan kesempatan yang ada. Sehingga dapat semakin berkontribusi bagi Perusahaan, BUMN, dan bangsa Indonesia," ungkap Hendi dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (27/11/2020).
Baca Juga: Atria Multi Energi Siap Pasok Kebutuhan Batu Bara untuk Semen Indonesia
Lebih lanjut, Hendi berharap agar kerja sama ini dapat segera diwujudkan.
”Hari ini menjadi langkah awal sebuah komitmen bersama. Semoga apa yang menjadi tujuan serta harapan dari kerja sama ini dapat berjalan lancar dan sesuai dengan target waktu yang direncanakan," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terjalinnya kerja sama dalam rangka sinergi BUMN untuk optimalisasi dan pengembangan angkutan barang berbasis kereta api.
Hal ini untuk memberikan nilai tambah bagi masing-masing Perusahaan.
“Kerja sama ini juga merupakan implementasi core values AKHLAK sebagai Amanah Kementerian BUMN. Melalui kerja sama ini, diharapakan KAI dapat mendukung pendistribusian semen dan produk lainnya dari SIG, khususnya di wilayah Jawa dan Sumatera untuk menciptakan distribusi logistik yang efektif dan efisien. Selain itu juga mendukung program pemerintah dalam mengurangi biaya logistik Nasional," ungkap Didiek Hartantyo.
Didiek menambahkan, dalam skema kerja sama jangka pendek SIG dapat memanfaatkan stasiun Babat untuk pengiriman semen dari Pabrik Tuban milik SIG maupun SBI.
“Sedangkan skema jangka panjang, kami akan melihat potensi untuk membangun prasarana, menyambung dari Babat masuk ke Tuban melewati kawasan pabrik SIG dan SBI. Selain itu KAI juga sedang menjajaki pengiriman semen dari Tonasa melalui jalur Makassar hingga Pare-Pare. Semoga melalui kerja sama ini dapat memberikan manfaat lebih bagi pelanggan SIG," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Harga Emas Bisa Cetak Rekor Tertinggi, Analis Ungkap Faktor Penyebabnya
-
Emas Antam Tiba-tiba Anjlok Tajam, Tapi Masih Dibanderol Rp 3 Juta/Gram
-
Petani Terancam, Wacana Pembatasan Tar-Nikotin Dinilai Bisa Ganggu Serapan Hasil Panen
-
Cetak Laba Rp68,11 Miliar, Emiten CASH Fokus di Sistem Pembayaran Digital
-
Rupiah Masih Belum Punya Tenaga, Dolar AS Masih di Level Rp16.839
-
Produsen Mie Sedaap PHK Massal Jelang Lebaran 2026 Demi Hindari Bayar THR
-
IHSG Bangkit dari Koreksi, Kembali ke Level 8.300
-
McDonald's RI Mulai Ekspansif Lagi
-
Impor Pikap India Lebih Murah, Agrinas Klaim Efisiensi Rp 46,5 Triliun
-
Duo Emiten 'BUMI' Masuk Daftar Saham Paling Banyak Dibeli dan Dijual Asing