Suara.com - PT FWD Life Indonesia (FWD Life) dan PT FWD Insurance Indonesia telah menyelesaikan proses penggabungan yang membawa kedua entitas menjadi satu yang selanjutnya disebut PT FWD Insurance Indonesia (FWD Insurance).
Pada tahun 2020, FWD Life mengakuisisi dan melakukan rebranding PT Commonwealth Life (PTCL) yang telah berdiri di Indonesia pada tahun 1993.
Penggabungan dari FWD Life dan FWD Insurance akan memperkuat fondasi bagi FWD Insurance untuk melanjutkan pengalamannya selama 28 tahun di Indonesia.
FWD Insurance akan menghadirkan pengalaman yang berbeda dengan berbagai produk yang mudah dipahami dan berfokus pada nasabah yang didukung oleh teknologi digital sehingga dapat memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin paham teknologi.
“FWD telah membangun brand asuransi yang fresh dan dinamis hanya dalam beberapa tahun yang singkat sejak masuk ke Indonesia. Penggabungan ini merupakan bukti keyakinan kami yang kuat terhadap potensi pasar asuransi Indonesia dalam jangka panjang. Kami berharap dapat terus meraih kesuksesan bersama dan secara bersamaan berupaya mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi di Indonesia,” kata Huynh Thanh Phong, CEO FWD Group dalam keterangannya, Rabu (27/1/2021).
Direktur Utama FWD Insurance, Anantharaman Sridharan menambahkan, dengan gabungan kekuatan, yaitu pendekatan yang fresh dan didukung oleh teknologi digital serta jaringan layanan yang luas dan basis nasabah yang kuat, FWD Insurance siap melayani nasabah dan meningkatkan pengalaman berasuransi mereka.
"Sebagai satu kesatuan, kami akan dengan mudah beradaptasi dalam menghadapi tantangan serta terus berupaya mendobrak stigma lama dan membuat asuransi lebih sederhana dengan proses yang lebih cepat dan mudah. Kami berkomitmen untuk terus membuat asuransi lebih mudah diakses bagi semua masyarakat Indonesia,” kata Anantharaman.
Semua polis FWD Life dan FWD Insurance beserta syarat, ketentuan, dan manfaatnya tetap sama. Nasabah dapat terus mengakses produk dan layanan perusahaan melalui saluran layanan pilihan mereka. Beberapa nama produk akan berubah mengikuti perubahan nama perusahaan.
Pencapaian ini sekaligus menandai peluncuran kampanye Everyday Heroes di Indonesia. Kampanye ini mendorong setiap orang untuk menjadi pahlawan dalam hidup mereka dan berani membuat keputusan yang berdampak besar dalam hidup mereka.
Baca Juga: 6 Tips Memilih Asuransi Kesehatan, yang Pertama Harus Sesuai Kebutuhan
Kampanye ini mencerminkan filosofi FWD Insurance yang meyakini bahwa asuransi harus menjadi sumber kekuatan.
“Kami ingin menginspirasi semua orang untuk berani menghadapi perubahan dan tantangan, melangkah pasti dalam menjalankan cerita mereka sendiri, dan merayakan hidup tanpa ragu, atau yang kami sebut Bebaskan Langkah, Berani!” tambah Anantharaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
Terkini
-
Laba PTBA Anjlok 42,5 Persen
-
Rupiah Loyo ke Rp17.035, Defisit Anggaran hingga Isu Perang AS-Iran Jadi Biang Keladi
-
Jadi Merger, Danantara Hanya Kelola 3 BUMN Karya pada Semester II-2026
-
Ordal Kemenkeu Sebut APBN Hanya Kuat 2 Minggu, Purbaya Tertawa
-
Bank Mandiri Raih Kinerja Moncer, Ekonom Nilai Buah Hasil Ekspansi
-
Harga Avtur RI Meroket, Bahlil Anggap Masih Murah Dibanding Negara Tetangga
-
Harga BBM Nonsubsidi Naik atau Tidak? Bahlil Buka Suara
-
AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global
-
Masyarakat Indonesia Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp100,69 Triliun
-
Amankan BBM, Bahlil: RI Tak Pilih-Pilih Pasokan