Suara.com - Kementerian Perdagangan di bawah Muhammad Lutfi memiliki 11 program kerja prioritas tahun 2021 untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.
Disebutkan Lutfi dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR, hari ini, pertama, pembangunan dan revitalisasi 119 unit pasar rakyat tipe C dan D dengan dukungan anggaran Rp550 miliar.
Kedua, membangun pusat jajanan dan souvenir senilai Rp49,6 miliar. Ketiga, menjalankan program perlindungan konsumen dengan anggaran Rp112 miliar.
Keempat, program optimalisasi pemanfaatan Sistem Resi Gudang dengan dukungan anggaran Rp20 miliar.
Kelima, pembinaan pelaku usaha perdagangan dalam negeri dan stabilitas harga bahan pokok dan bahan penting dengan anggaran Rp255 miliar.
Keenam, pelaksanaan Expo 2020 Dubai dengan anggaran Rp235 miliar.
Ketujuh, melaksanakan program misi dagang, pameran, dan promosi luar negeri dengan anggaran Rp137 miliar.
Kedelapan, program untuk perundingan dan ratifikasi perjanjian perdagangan internasional dengan anggaran Rp90 miliar.
Kesembilan, program pemberian fasilitas perizinan dan fasilitas ekspor impor dengan anggaran Rp90 miliar.
Baca Juga: Gegara Covid, Sri Mulyani Potong Anggaran Mendag Lutfi Rp 91 Miliar di 2021
Kesepuluh, program pengembangan sarana dan prasarana Kemendag dengan anggaran Rp103 miliar.
Kesebelas, program pengembangan sumber daya manusia Kemendag sebesar Rp47 miliar.
Berita Terkait
-
Jelang Mudik, Produk UMLM Lokal Siap Isi Kereta dan Stasiun
-
Kemendag Keluarkan Harga Patokan Eskpor Komoditas Tambang, Ini Daftarnya
-
Lantik 14 Pejabat Baru, Mendag Budi Santoso: Bikin Kebijakan yang Berdampak ke Masyarakat
-
Aturan Baru, 35 Persen MinyaKita Didistribusikan dari BUMN
-
Lima Terdakwa Kasus Korupsi Impor Gula Dituntut 4 Tahun Penjara
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek