Suara.com - Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Purwakarta, Kamal, mengapresiasi dukungan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk aktif dalam upaya pemberdaayaan masyarakat. Ia mengatakan, apa yang sudah dicapai, sebaiknya ditingkatkan di masa depan.
“Terkait pembangunan dari pemerintah daerah, saya kira sudah baik tinggal ditingkatkan lagi ke depannya,” ujarnya, saat meninjau lokasi wisata alam di Kampung Madang, Desa Kertamanah, Kecamatan Sukasari, Jabar, Jumat (5/2/2021).
Karang Taruna Kabupaten Purwakarta memiliki tagline ‘Bakti Raga Taruna Istimewa’, yang salah satu kegiatannya adalah pemberdayaan yang melibatkan masyarakat, disesuikan dengan karakter dan potensi wilayahnya.
“Tentu saja, upaya pemberdayaan oleh Karang Taruna disesuaikan dengan karakter dan potensi wilayah. Salah satunya terkait wisata alam yang cukup menjanjikan, ” tandas Kamal.
Sementara itu, M Arifin, penasihat Karang Taruna Desa, Kartamanah menilai, usaha wisata sudah dirasakan manfaat oleh masyarakat serta dapat meningkatkan harkat dan martabat dari sisi sosial yang aspek lainnya.
“Dari sisi wisata, pada hari ini sudah mulai dirasakan oleh masyarakat usaha wisata alam bisa meningkatkan harkat dan martabat tidak hanya dari sisi ekonomi tapi sisi sosial lainnya,” ujarnya, yang juga merupakan pengelola usaha wisata alam di Kampung Madang.
Di tempat yang sama, Asep Vickor, Ketua Majelis Pertimbangan Karang Tarauna (MPKT) Purwakarta menyatakan, harapan masyarakat terhadap Karang Taruna begitu besar terutama terkait pengelolaan wisata alam.
“Harapan masyarakat begitu besar terhadap Karang Taruna dinilai wajar, sebab selama ini telah menunjukkan kerja nyata dan Karang Taruna sendiri tumbuh dari anak-anak muda di lingkungan RT dan RW setempat, “ tandas Ketua Karang Taruna Purwakarta periode 2015-2015 dan 2015-2020 itu.
Periode sebelumnya, kata Asep, Karang Taruna telah aktif dalam kegiatan bakti sosial, mencegah peredaran narkoba, kampanye menunda pernikahan usia remaja, bulan bakti Karang Taruna dan lain sebagainya.
Baca Juga: Kemensos Kerahkan Tim Layanan Psikososial Tangani Korban Banjir Indramayu
“Juga, telah dicanangkan pengelolaan tempat wisata alam yang menjadi salah satu potensi usaha yang bisa dikelola dengan baik oleh Karang Taruna, sehingga tahun ini bisa menjadi realiasi dari pencanangan tersebut, ” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Cara Mencairkan BST Tanpa KIS Tahun 2021
-
Kemensos Beri Akses Warga Terlantar untuk Mendapatkan KTP
-
Untuk Transparansi, Kemensos Gandeng Kepolisian dalam Program-programnya
-
Kemensos Terima Bantuan dari Sido Muncul untuk Korban Bencana
-
Kemensos Salurkan Logistik dan Santunan Kematian bagi Korban Banjir Jateng
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran
-
Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta
-
Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana
-
Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026
-
Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel
-
Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup
-
Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll
-
Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok
-
Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000
-
BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional