Suara.com - Pandemi Covid-19 telah mengubah gaya hidup masyarakat menjadi semakin lebih peduli terhadap kesehatan. Tidak hanya menerapkan protokol kesehatan yang ketat, hunian yang sehat pun menjadi perhatian baru masyarakat.
Hunian dengan konsep rumah sehat, lingkungan yang asri dan terawat serta sirkulasi udara yang bagus dinilai menjadi solusi baru untuk kebutuhan primer masyarakat di tengah pandemi seperti saat ini.
Menjawab kebutuhan ini, Perumahan Griya Mulya Indah, perumahan yang berlokasi di Cikarang, Bekasi dikelola oleh PT Arjuna Kesatria Sejati, memperkenalkan desain rumah terbaru untuk Tipe Minimalis 29/60 Tahap II sebagai Rumah Subsidi sehat dan berkualitas premium.
Sejak diperkenalkan pertama kali pada tahun 2018, Perumahan Griya Mulya Indah terus berinovasi membangun hunian yang layak, berkualitas terbaik dengan harga yang terjangkau.
Amelia Amin selaku Direktur Sales and Marketing Perumahan Griya Mulya Indah Cikarang menyebutkan bahwa tipe Minimalis terbaru ini merupakan pilihan rumah subsidi yang lebih baik daripada yang sebelumnya karena terkesan lebih premium dan memiliki fungsi yang tepat sebagai rumah berkonsep sehat dengan design modern minimalis.
“Di tengah masa pandemi seperti saat ini, kebanyakan masyarakat menghabiskan waktunya di rumah saja. Untuk itu, kami percaya bahwa fungsi rumah bukan hanya sebagai tempat tinggal, namun rumah juga harus memberikan kenyamanan, keamanan serta berperan dalam menjaga kesehatan," kata Amelia dalam keterangannya, Rabu (17/2/2021).
"Dengan desain baru pada Tipe Minimalis 29/60 Tahap II, kami menawarkan hunian dengan ceiling yang lebih tinggi di ketinggian 4 meter serta ventilasi di bagian atas pintu untuk memperlancar sirkulasi udara dan cahaya di dalam rumah, sehingga kondisi di dalam rumah Anda bisa lebih sehat,” tambah Amelia.
Lebih lanjut Amelia menjelaskan bahwa peningkatan kualitas pada rumah dengan desain terbaru ini tidak hanya terjadi pada bagian tersebut saja.
Namun, peningkatan juga terlihat pada kusen jendela yang kini terbuat dari aluminium, bagian pintu yang di-upgrade menjadi honeycomb engineer, serta tersedia carport dan halaman di depan rumah.
Baca Juga: Cara Kredit Rumah Subsidi Tahun 2021, Harga Mulai Rp 120 Juta
Sebagai rumah subsidi, Perumahan Griya Mulya Indah diharapkan menjadi pilihan bagi masyarakat yang sedang mencari hunian idaman sekalipun di tengah pandemi.
Meski harganya terjangkau, namun Perumahan Griya Mulya Indah tidak mengesampingkan pentingnya sejumlah fasilitas untuk menunjang keamanan dan kenyamanan, seperti fasilitas publik, taman bermain, kios UMKM, CCTV 24 Jam, WiFi, dan rumah ibadah.
“Kedepannya, kita akan meneruskan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas rumah dan juga pelayanan kami demi menciptakan lingkungan perumahan subsidi terbaik di kelasnya,” tutup Amelia.
Perumahan Griya Mulya Indah Cikarang secara resmi telah membuka penjualan Tipe Minimalis 29/60 Rumah Subsidi Tahap II pada Februari 2021. Untuk mendapatkannya, cukup menyiapkan dana sebesar Rp 168 juta dan booking fee.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Isu 55.000 Buruh Kena PHK, Said Iqbal: Harga Gas Diturunkan untuk Tekan Ancaman PHK
-
Sepanjang Tahun, Bulog Tetap Menyerap Gabah dan Beras Petani Sesuai Arahan Pemerintah
-
Strava Kena Pajak PPN PMSE, Biaya Langganan Naik? Ini Daftar Harga Terbaru
-
Rebalancing MSCI: Mengapa AMMN dan DSSA Lebih Tangguh dari Saham Prajogo Pangestu?
-
Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Sampai Nol Rupiah, Tapi Akui Tak Bisa
-
Binus Resmikan Magister Hukum Bisnis, Fokus Perdagangan Internasional hingga Siber
-
Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia
-
Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik
-
Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin
-
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi