Bisnis / Makro
Rabu, 13 Mei 2026 | 13:14 WIB
Ilustrasi cabai merah keriting. [Suara.com/Eko Faizin]
Baca 10 detik
  • Kementerian Perdagangan menetapkan cabai sebagai komoditas prioritas pengendalian inflasi nasional per pekan ini akibat lonjakan harga signifikan.
  • Pemerintah kini mengawasi empat komoditas strategis yaitu cabai, beras, gula, dan bawang merah untuk menjaga stabilitas harga pangan.
  • Langkah pengendalian cepat diambil agar kenaikan harga cabai tidak berdampak buruk bagi daya beli masyarakat di pasar tradisional.

Suara.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mulai memberi perhatian khusus terhadap lonjakan harga cabai, setelah komoditas hortikultura itu resmi masuk daftar komoditas prioritas pengendalian inflasi nasional pada pekan ini.

Direktur Bina Pasar Dalam Negeri Kemendag, Nawandaru Dwi Putra, mengatakan, sebelumnya pemerintah hanya memberi atensi utama pada tiga komoditas, yakni beras, gula, dan bawang merah. Namun dalam sepekan terakhir, tren harga cabai ikut naik dan dinilai perlu penanganan serius.

“Kalau untuk minggu yang lalu, memang hanya tiga komoditas yang perlu menjadi atensi, yaitu beras, gula, dan bawang merah. Tapi memang dari perkembangan pemantauan kami dalam satu minggu terakhir ini, komoditas cabai ini juga sedang mengalami kenaikan,” jelas Nawandaru dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, dikutip Selasa (13/5/2026).

Masuknya cabai ke daftar prioritas menunjukkan pemerintah melihat adanya tekanan baru pada kelompok pangan segar yang selama ini kerap menjadi pemicu inflasi, terutama karena fluktuasi pasokan dan distribusi antarwilayah.

Cabai selama ini dikenal sebagai salah satu komoditas yang paling cepat memicu kenaikan inflasi pangan ketika terjadi gangguan produksi atau distribusi di pasar.

“Kami laporkan ada perkembangan harga melalui pantauan kami SP2KP. Memang ada beberapa komoditas yang perlu menjadi atensi,” ujarnya.

Pembeli memilih cabai merah keriting yang akan dibeli. [ANTARA/Mario Sofia Nasution]

Pemerintah menilai perubahan tren harga dalam waktu singkat harus direspons cepat karena lonjakan cabai bisa langsung terasa di tingkat konsumen, terutama pasar tradisional.

Kenaikan harga cabai juga memperpanjang daftar komoditas pangan strategis yang sedang diawasi ketat, di tengah tekanan harga beras, gula, dan bawang merah yang sebelumnya lebih dulu menjadi perhatian.

“Dari perkembangan pemantauan kami dalam satu minggu terakhir ini, komoditas cabai ini juga sedang mengalami kenaikan,” tutur Nawandaru.

Baca Juga: Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Load More