Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama seluruh jajaran eselon I Kementerian Keuangan serentak melaporkan pajak secara daring melalui e-Filing di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (8/3/2021).
Dalam sambutannya Sri Mulyani mengajak kepada seluruh para Wajib Pajak (WP) individual untuk segera melakukan pelaporan SPT-nya, karena bulan Maret ini adalah waktu terakhir untuk pelaporan SPT individual.
"Kita semuanya tentu menghimbau kepada seluruh para wajib pajak orang pribadi atau individu untuk bisa melaksanakan kewajiban pembayaran pajak untuk tahun anggaran 2020 yang lalu di mana batas pelaporannya pada akhir bulan ini tanggal 31 Maret 2021," kata Sri Mulyani saat melakukan pelaporan pajak pribadinya, dikutip dari akun YouTube Kementerian Keuangan.
Pelaporan SPT di awal bulan ini kata dia untuk menghindari menumpuknya pelaporan di akhir bulan.
"Saya berharap untuk bisa segera menggunakan SPT elektronik secara lebih banyak dan lebih awal sehingga menghindari terjadinya jam," katanya.
Sri Mulyani menuturkan dengan melakukan pembayaran pajak, tentu akan sangat membantu masyarakat Indonesia secara keseluruhan, baik sektor kesehatan, membayar guru dan membangun sekolah.
"Pajak ini adalah uang rakyat, uang kita semua, yang digunakan untuk masyarakat juga," katanya.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Suryo Utomo, Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi, Sekretaris Jenderal Hadiyanto, Dirjen PPR Luky Alfirman, Dirjen Kekayaan Negara Isa Rahmatarwata, beserta jajaran Kemenkeu lainnya dampingi Sri Mulyani dan bersama-sama menyampaikan SPT Tahunan 2020 secara e-Filing.
Untuk tahun ini, Dirjen Pajak Suryo Utomo ingin kegiatan pembayaran pajak oleh para pejabat negara gencar dilakukan lebih awal.
Baca Juga: Kasus Suap Pajak saat Pandemi Jadi Rapor Merah dan Kerja Berat Pemerintah
Suryo berharap dengan itu kesadaran masyarakat untuk patuh pajak meningkat karena para pejabat negara saja taat pajak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat