Suara.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat hingga Jumat, 5 Maret 2021, total Wajib Pajak (WP) yang telah melaporkan SPT Tahunan sebanyak 4,92 juta orang, turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu 5,25 juta orang.
Pelaporan SPT itu terdiri dari 4,74 juta merupakan WP orang pribadi dan 176.907 merupakan WP badan.
Secara rinci, jumlah WP yang melaporkan SPT Tahunan melalui online atau e-filing sebanyak 4,72 orang, jumlah ini juga turun dibandingkan tahun lalu 5,02 juta WP.
Sedangkan WP yang melaporkan SPT Tahunan secara manual sebanyak 193.480, mulai menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu 234.825.
Tahun ini, sebanyak 19 juta wajib pajak orang pribadi maupun badan wajib melaporkan SPT Tahunan 2020. Ditjen Pajak sendiri menargetkan rasio kepatuhan tahun ini sekitar 80 persen atau sekitar 15,2 juta wajib pajak.
Pada hari ini, Senin (8/3/2021) Menteri Keuangan RI Sri Mulyani bersama seluruh jajaran eselon I Kementerian Keuangan serentak melaporkan pajak secara daring melalui e-Filing di Gedung Kementrian Keuangan, Jakarta.
Dalam sambutannya Sri mengajak kepada seluruh para Wajib Pajak (WP) individual untuk segera melakukan pelaporan SPT-nya, karena bulan Maret ini adalah waktu terakhir untuk pelaporan SPT individual.
"Kita semuanya tentu menghimbau kepada seluruh para wajib pajak orang pribadi atau individu untuk bisa melaksanakan kewajiban pembayaran pajak untuk tahun anggaran 2020 yang lalu di mana batas pelaporannya pada akhir bulan ini tanggal 31 Maret 2021," kata Sri Mulyani saat melakukan pelaporan pajak pribadinya, dikutip dari akun YouTube Kementerian Keuangan.
Pelaporan SPT diawal bulan ini kata dia untuk menghindari menumpuknya pelaporan di akhir bulan.
Baca Juga: Sri Mulyani Lapor SPT : Pajak Ini untuk Rakyat
"Saya berharap untuk bisa segera menggunakan SPT elektronik secara lebih banyak dan lebih awal sehingga menghindari terjadinya jam," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat