Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan menyebutkan berdasarkan hasil survei di tahun 2019, tingkat literasi dan inklusi industri pasar modal masih jauh dari harapan, kata Ketua Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen dalam acara Inovasi Edukasi Digital untuk Pasar Modal Indonesia, Jumat (12/3/2021).
"Jadi tingkat literasi dan inklusi industri sektor pasar modal masih jauh dari harapan," kata Hoesen.
Dia menjelaskan tingkat literasi saat ini angkanya hanya 4,9 persen, sementara untuk tingkat inklusi lebih kecil lagi yakni 1,55 persen.
Makanya saat ini diperlukan adanya sebuah inovasi edukasi digital untuk meningkatkan tingkat literasi dan inklusi pasar modal, seperti kegiatan yang diselenggarakan hari ini.
"Semoga kegiatan kita pada pagi hari ini dapat mendorong peningkatan literasi inklusi pasar modal di seluruh Indonesia dengan adanya inovasi edukasi digital akan dapat meningkatkan optimisme tercapainya tingkat literasi dan inklusi di sektor pasar modal yang lebih tinggi," kata dia.
Hoesen mengatakan rendahnya tingkat inklusi di sektor pasar modal juga tercermin dari jumlah total single investor identification (SID), baik saham, Surat Berharga Negara dan reksadana yang masih cukup rendah.
Namun, kata Hoesen, melihat perkembangan akhir-ini seiring dengan dimanfaatkannya financial technology dalam pemasaran industri pasar modal, OJK optimistis jumlah investor pasar modal Indonesia masih akan terus meningkat dengan cepat.
Berita Terkait
-
Ada Penipuan Berkedok Nonton Dracin, Ini Modusnya
-
OJK Buka Suara soal Isu MUFG Mau Caplok Bank Danamon
-
Masuk Sandbox OJK, Amanode Siap Dorong Akses Likuiditas Berbasis Aset Kripto
-
OJK Punya Jurus Baru Dongkrak Ekonomi Daerah dan UMKM
-
OJK Tekankan Pentingnya Pasar Modal demi Pertumbuhan 7,5 Persen, Tapi Modal Asing Terus Kabur
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng
-
Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban
-
Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai
-
Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia
-
Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?
-
Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah
-
Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank
-
Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak