Bisnis / makro
Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga. (Dok: Kemendag)

Suara.com - Dua wakil menteri, Wamendag Jerry Sambuaga dan Wamenhan Letjen (purn) Herindra bertemu baru-baru ini. keduanya membahas sinergi antar dua kementerian yaitu Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertahanan.

"Paradigma pertahanan sekarang kan bukan hanya soal perang, tetapi sudah sangat holistic. Karena itu kolaborasi sektor pertahanan dan perdagangan harus dibangun secara solid," ujar Jerry Sambuaga kepada wartawan, Kamis (8/4/202)

Pendapat Jerry ini diamini oleh Wamenhan. Menurut Herindra, Kemenhan banyak menangani sektor-sektor stategis pertahanan negara termasuk yang menyangkut kesejahteraan masyarakat dan kesiapan industri-industri strategis.

Dukungan dari kementerian perdagangan sangat penting guna memastikan pertahanan negara bisa berjalan dengan baik.

Baca Juga: Sumsel Siapkan 278.483 ha Proyek Food Estate hingga Tahun 2022

Jerry menyebut bahwa kementerian Perdagangan sedang terus mengembangkan berbagai diplomasi serta revitalisasi perdagangan.

Tujuannya adalah terjaminnya ketersediaan kebutuhan masyarakat dengan harga yang wajar serta mengembangkan kerja sama intensif perdagangan yang berdampak multisektor.

Diplomasi perdagangan diharapkan bisa membangkitkan industri nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada gilirannya, menurut Jerry ini bisa turut memberikan kontribusi bagi penguatan pertahanan.

"Kemendag juga ingin agar industri pertahanan Indonesia juga bisa makin baik. Karena itu kami siap mendukung agar pasokan bahan baku dan berbagai hal yang perlu dukungan perdagangan bisa terwujud dengan baik," jelas Jerry.

Kemendag menurut Jerry juga mendukung pengembangan food estate yang sedang dijalankan Kemenhan. Menurut Jerry food estate harus didukung dengan sistem logistic dan perdagangan yang baik.

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Bawah Bukittinggi 2022, Kemendag Sediakan Rp 400 Miliar

Tujuannya agar distribusi hasil produksi food estate bisa lancar dan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan dengan harga yang terjangkau.

"Kita apresiasi dan kita dukung Kemenhan yang sedang mengembangkan food estate. Kemendag tentu juga ingin agar produksi nasional bisa memenuhi kebutuhan domestik seperti beras, jagung, kedelai dan kebutuhan pokok lainnya," Ujar Jerry.

Wamendag yakin bahwa food estate perlu didukung dengan sistem pergudangan, sistem distribusi serta pembayaran yang baik. Untuk itu pihaknya mencoba akan mengeksplorasi penerapan sistem resi gudang (SRG) dan sistem digitalisasi pembayaran di kawasan food estate.

Selain itu, Jerry juga berjanji untuk mengajak stake holder lain seperti sektor perbankan dan pengusaha retail untuk berkolaborasi memanfaatkan pengembangan food estate ini.

Komentar