Suara.com - Kawasan Industri Kendal, yang merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), berhasil membantu dua tenant-nya mendapatkan benefit insentif libur pajak (tax holiday) Kawasan Ekonomi Khusus, berupa insentif libur pajak (tax holiday).
Kawasan Industri Kendal membantu proses apply di BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) hingga selesai, dan dua perusahaan tersebut ialah PT Master Kidz Indonesia yang berasal dari Hongkong dan PT Sinar Harapan Plastik yang berasal dari Indonesia.
Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia akan memberikan banyak fasilitas dan insentif kepada investor yang mau menanamkan investasinya di Kawasan Ekonomi Khusus. Mulai dari fiskal, kepabeanan, sampai pajak, yang salah satunya merupakan insentif libur pajak.
Insentif libur pajak (tax holiday) sendiri diberikan mulai dari 10 sampai 20 tahun terganrung dari besarnya nilai investasi.
Investasi senilai 6,8 juta dolar AS (Rp 100 miliar) hingga 34,4 juta dolar AS (Rp 500 miliar) akan mendapatkan tax holiday 100% sepanjang 10 tahun, sedangkan investasi di atas 34,4 juta dolar AS (Rp 500 miliar) sampai 68,9 juta dolar AS (Rp 1 triliun) akan mendapatkan tax holiday 100% sepanjang 15 tahun.
Invetasi di atas 68,9 juta dolar AS (Rp 1 triliun) akan mendapatkan periode tax holiday 100% selama 20 tahun. Selain itu, investor juga mendapatkan keringanan tax holiday sebesar 50% selama ekstra 2 tahun.
Juliani Kusumaningrum selaku Head of Sales and Marketing Kawasan Industri Kendal mengatakan bahwa pemberian bantuan tim layanan satu atap Kawasan Industri Kendal hingga dua tenant mendapatkan tax holiday merupakan bukti Kawasan Industri Kendal sebagai pengelola menjalankan fungsinya dengan baik sekaligus wujud komitmen Kawasan Industri Kendal merupakan tempat berusaha yang mampu memberikan kenyamanan dan keamanan bagi investor.
“Kami announce kabar ini, karena kita tahu bahwa KEK memberi banyak benefit bagi investor, salah satunya yang bakal disukai investor itu tax holiday. Dan banyak orang bicara hal itu bahwa “Tax holiday-nya itu menguntungkan investor lho’. Tapi, realitanya berapa banyak yang sudah apply dari 15 KEK yang Indonesia miliki? Perusahaan apa saja yang sudah mendapatkan tax holiday ini?" kata Juliani, Jumat (9/4/2021).
"Maka, dengan berhasilnya dua tenant kami mendapatkan tax holiday ini, kami ingin menunjukan realisasinya, sekaligus bukti komitmen Kawasan Industri Kendal yang siap memberikan kenyamanan dan keamanan berusaha bagi investor yang ada di Kawasan Industri Kendal . Tidak hanya sekedar kemudahan percepatan izin untuk membangun usaha,” tambahnya.
Baca Juga: Terdampak Proyek MNC Land di Lido, Warga Ciletuh Hilir Akan Tetap Bertahan
Juliani menambahkan bahwa keuntungan tax holiday ini juga bisa dirasakan oleh para investor lokal. Hal itu karena ternyata tak sedikit investor lokal yang belum tahu bahwa mereka berhak juga mendapatkan tax holiday dari KEK ini.
“Banyak yang menyangka bahwa tax holiday di KEK ini hanya dinikmati untuk investor asing. Padahal keuntungan tax holiday juga bisa dinikmati oleh perusahaan lokal lho. Hal ini sudah dibuktikan oleh PT Sinar Harapan Plastik, yang merupakan perusahaan asal Indonesia, berhasil mendapatkan tax holiday,” urainya.
Jadi, diharapkan para investor lokal lebih banyak yang lebih tahu dan mungkin bisa mulai melirik Kawasan Ekonomi Khusus sebagai tempat mereka berusaha, khususnya Kawasan Industri Kendal.
“Mengapa Kawasan Industri Kendal merupakan tempat yang layak dipertimbangkan untuk lokasi berinvestasi? Karena kami selaku pengelola-pengembang kawasan sudah kompak dengan pemerintah kabupaten kendal untuk memberikan kemudahan perizinan investasi dan kenyaman wilayah setempat bagi investor. Buktinya sudah 66 investor yang bergabung. Dan juga sebagian dari mereka sudah mendapatkan insentif KEK,” tutupnya.
Adapun Kawasan Industri Kendal merupakan hasil kerja sama antara Jababeka Group yang berasal dari Indonesia dengan perusahaan asal dari Singapura, yaitu Sembcorp.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026
-
Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina
-
Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
-
Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen
-
Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan