Suara.com - BRI menyalurkan bantuan tanggap bencana kepada masyarakat di wilayah Malang dan Jawa Timur setelah gempa bumi melanda wilayah tersebut pada 10-11 April 2021 lalu. Berbagai bantuan disalurkan kepada masyarakat terdampak, berupa pemberian ribuan makanan cepat saji, ribuan paket sembako, obat-obatan dan survival kit.
Penyaluran bantuan tersebar di beberapa wilayah yang terdampak seperti di Kota Malang, Blitar, Trenggalek dan Lumajang. Dalam penyaluran bantuan, Insan BRILiaN (pekerja BRI) bahu membahu dan turun langsung dalam memberikan bantuan di lapangan.
“Kami memastikan bantuan telah tersalurkan kepada masyarakat terdampak bencana gempa Malang. Melalui unit kerja kami di setiap wilayah, kami pastikan BRI bergerak cepat dan terus memberikan bantuan tanggap bencana”, ungkap Asetika Oryza Gunarto, Corporate Secretary BRI.
BRI juga terus bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan kepada korban gempa sebagai upaya meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan pasca bencana.
Aestika menegaskan, BRI sebagai salah satu BUMN terbesar di Indonesia selalu turut berperan aktif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena bencana.
“Hal tersebut merupakan bentuk kepedulian dan ketulusan BRI kepada masyarakat dan negeri untuk dapat segera pulih serta bangkit dari masa masa sulit”, tutur Aestika.
Kantor BRI tidak ada kerusakan signifikan dan layanan perbankan berjalan normal
Layanan perbankan BRI di wilayah Malang dan Jawa Timur dipastikan tetap berjalan normal pasca gempa, sehingga masyarakat dapat melakukan transaksi perbankan.
Selain itu, BRI juga telah melakukan pemantauan dan inventarisasi aset yang terdampak dan kondisi kantor maupun unit kerja di daerah terdampak bencana dalam kondisi baik dan tidak ada kerusakan yang signifikan.
Baca Juga: Karyawan Miliki Perusahaan, BRI Bagikan Saham Lewat Program ESA
BRI turut berupaya menyiagakan unit kerjanya untuk dapat memberikan layanan perbankan agar kegiatan perekonomian dapat segera berangsur pulih.
“Masyarakat juga dapat bertransaksi secara normal melalui layanan e-channel seperti ATM dan CRM, hingga Agen BRILink. Selain itu juga ada layanan e-banking BRI seperti mobile banking, internet banking juga tetap tersedia untuk melayani kebutuhan perbankan bagi nasabah," tandas Aestika.
Berita Terkait
-
Karyawan Miliki Perusahaan, BRI Bagikan Saham Lewat Program ESA
-
Rekrut Talenta Berbakat, Ini Dua Program Andalan BRI untuk Millenial
-
Dorong Pemulihan Ekonomi Desa, BRI Umumkan 10 Pemenang Desa BRILiaN Tahap 1
-
Kinerja Positif, BRI Raih 5 Penghargaan di Anugerah BUMN 2021
-
Kinerja Positif, BRI Terima the Best CEO dan Best Innovative Company
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi
-
Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan
-
Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah
-
Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO
-
Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?
-
QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat
-
India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan
-
Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?
-
Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada
-
Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%