Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) selaku Ketua Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) menekankan untuk memprioritaskan perluasan dan kemudahan akses layanan keuangan formal melalui layanan keuangan digital bagi seluruh lapisan masyarakat khususnya kelompok penerima manfaat usaha mikro kecil (UMK), petani, nelayan, dan masyarakat berpenghasilan rendah sesuai amanat Perpres No 114 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).
Pada tahun 2020, indeks inklusi keuangan di Indonesia telah mencapai 81,4%, lebih tinggi dari tahun 2019 yang mencapai 76,19%. Hal ini tentunya sejalan dengan berbagai upaya yang telah dilakukan oleh DNKI dalam pencapaian target inklusi keuangan sebesar 90% pada tahun 2024.
Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kian gencar mengintegrasikan kegiatan ekonomi dan keuangan inklusif pada sektor pertanian guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sektor pertanian di Indonesia sendiri masih menunjukan pertumbuhan yang positif ditengah pandemi Covid-19. Jika dilihat dari struktur lapangan kerja pada Agustus 2020 sebanyak 29,76% pekerja bekerja di sektor pertanian.
Namun sayangnya, hanya sekitar 8% yang merupakan petani muda (generasi milenial). Padahal jika dilihat dari struktur umur, penduduk Indonesia didominasi oleh generasi milenial (25,87%) dan generasi Z (27,94%).
Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga rendah merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan pembiayaan petani.
Sebagai salah satu bank milik negara, Bank Mandiri pun turut menyalurkan KUR sejak tahun 2008, dengan outstanding hingga Maret 2021 mencapai Rp 46,2 triliun kepada 1,94 juta debitur.
Tidak hanya itu, inklusi keuangan juga dilakukan melalui peningkatan akses perbankan melalui Mandiri Agen yang melayani transaksi perbankan seperti pembukaan rekening, setor tunai, tarik tunai, transfer, serta pembayaran/pembelian.
Khusus untuk dukungan dalam program Pemerintah untuk Mewirausahakan Petani, Bank Mandiri juga telah memberikan CSR berupa pembangunan Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) di kec. Pamarican Kab. Ciamis di tahun 2018 yang sudah dioperasional sehingga memberikan maanfaat kepada petani, didukung juga akses permodalan dengan KUR, program Kartu Tani untuk saran pembelian pupuk bersubsidi, termasuk juga pembinaan dan pelatihan terpadu.
Baca Juga: Dikunjungi Jokowi, Nelayan di Lamongan Laporan Hasil Melautnya Normal
Melalui skema integratif Agree dari PT Telkom Indonesia, petani dapat mengoptimalkan hasil produksi melalui pengelolaan supply dan demand yang baik, mempermudah penyaluran subsidi, serta mendorong regenerasi petani dengan melahirkan petani milenial.
Sebagai komplementer dari sinergi tersebut, PT Pupuk Indonesia (Persero) juga memberikan pendampingan lengkap hulu-hilir pertanian pada kegiatan on farm dan off farm melalui program Agrosolution.
Pada kegiatan on farm, petani Agro Solution mendapatkan produk agro input berkualitas seperti pupuk non-subsidi dan obat-obatan, serta pengawalan teknologi dan bimbingan teknis.
Sedangkan pada kegiatan off farm berupa akses pemodalan, asuransi, hingga jaminan offtaker hasil panen. Melalui program ini, Pupuk Indonesia berhasil meningkatkan hasil panen dari rata-rata 5 sampai 6 ton per hektar menjadi 8 sampai 10 ton per hektar.
“Dukungan digitalisasi pada ekosistem pertanian dapat mengangkat harkat hidup dan tingkat ekonomi petani serta memudahkan pengembangan layanan pertanian secara terpadu,” tutur Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan selaku Sekretaris DNKI, Iskandar Simorangkir pada FGD Sinergi Program Mendukung Inklusi Keuangan bagi Petani Milenial.
Sampai saat ini sudah ada 13 lokasi piloting digitalisasi ekosistem pertanian nasional dan diharapkan jumlahnya akan semakin banyak sehingga tujuan program untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan mengembangkan sektor pertanian dapat segera tercapai.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
International Crypto Exchange (ICEx) Resmi Diluncurkan, Apa Saja Kewenangannya
-
PMSol Mantap Ekspansi Solusi Maritim Lewat Ekosistem Digital Terintegrasi
-
Di Balik Layanan PNM, Ada Kisah Insan yang Tumbuh Bersama Nasabah
-
PEP dan PHE Catatkan Produksi Minyak Naik 6,6% Sepanjang 2025
-
Gelontorkan Rp 335 Triliun, Pemerintah Jamin Program MBG Tak Terkendala Anggaran
-
RI Gandeng China Kembangkan Energi Terbarukan dan Pembangkit Listrik dari Gas
-
Bahlil: Ada Oknum Tekan Lewat Medsos Agar Pemerintah Beri Kuota Impor ke SPBU Swasta
-
Fokus dari Hulu, Kementerian PU Bangun Puluhan Sabo Dam di Aceh
-
Stok BBM Wilayah Timur RI Terjamin Usai RDMP Balikpapan Terintegrasi TBBM Tanjung Batu
-
Produksi Minyak RDMP Balikpapan Tetap Jalan Setelah Dapat Pasokan Gas dari Pipa Senipah