Suara.com - Tahun kedua pandemi COVID-19 di Indonesia, industri sawit nasional tetap bisa berkontribusi positif. Mereka berempati dengan memberikan bantuan minyak goreng serta bahan makanan.
Kali ini, Forum Jurnalis Sawit (FJS) menggandeng sejumlah industri sawit yakni Wilmar Internasional, PT Astra Agro Lestari Tbk, PT Cisadane Sawit Raya Tbk, PT Sawit Sumber Mas Sarana Tbk, PT Austindo Nusantara Jaya Tbk, dan PT Kencana Agri.
Terkumpul bantuan berupa 1.000 liter minyak goreng, 55 karung beras dan 20 dus mie instant, dan sejumlah uang tunai. Bantuan diberikan kepada Panti Asuhan Al Mukhlisin, Ciracas Jakarta Timur; dan Panti Asuhan SOS Desa Taruna, Cibubur, Jakarta Timur.
Saat penyerahan bantuan, dihadiri Ketua bidang Komunikasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Tofan Mahdi; Ketua FJS Sudarsono, dan sejumlah anggota FJS.
Dalam sambutan, Tofan mengatakan, pandemi COVID-19 membuat ekonomi sulit bergerak. Merupakan pukulan telak bagi pelaku bisnis. Meski demikian, industri sawit ingin tetap berkontribusi terhadap masyarakat, khususnya yang benar-benar membutuhkan bantuan.
"Kita apresiasi FJS bersama industri sawit yang terus menjalankan fungsi sosialnya. Berkontribusi terhadap sesama, harus terus dilanjutkan. Meski saat ini masih ada pandemi," paparnya.
Selanjutnya mantan wartawan senior jawa Pos ini, berharap besar kepada FJS bisa tetap solid dan berkembang. Selanjutnya FJS bisa menjadi jembatan komunikasi antara industri dengan masyarakat. "Tentunya, kita harapkan FJS bisa semakin solid dan kuat. Agar bisa terus berkembang," tuturnya.
Sementara, Sudarsono mengapresiasi dukungan dari industri sawit terhadap aksi sosial yang dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Mudah-mudahan, kegiatan mulia ini menjadi agenda rutin FJS. "Alhamdulillah, ada progress. Tahun lalu, FJS bantu satu panti asuhan. Tahun ini bisa dua panti. Tahun depan, mudah-mudahan bisa bertambah," tuturnya.
Sumadi, selaku Ketua Pengurus Panti Asuhan SOS Desa Taruna mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Saat ini, panti yang diresmikan Presiden Soeharto pada 1984, mengasuh 120 anak yatim piatu.
Baca Juga: Penyekatan di Jalan Tikus Larangan Mudik 2021, Ini 16 Lokasinya
Saat ini, kata Sumadi, panti asuhan SOS Desa Taruna tersebar di 10 kota besar di Indonesia. Dan, Panti SOS Desa Taruna di Cibubur, memiliki lahan seluas 3 hektar. Berdiri 12 rumah tinggal yang bisa menampung hingga 15 anak. Tiap rumah diasuh seorang ibu dan bapak.
"Atas nama SOS Children's Village yang legalitas di Indonesia bernama Panti Asuhan Desa Taruna, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas bantuan ini. Kami di sini, berusaha untuk membantu anak-anak yang kehilangan orang tuanya. Sekali lai terima kasih," papar Sumadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi
-
Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain
-
LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas
-
BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya
-
Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina
-
Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan
-
Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG
-
Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi
-
OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI
-
Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah