Suara.com - Dalam rangka menunjang pertumbuhan ekosistem digital sektor keuangan dan perbankan, BRI Agro menandatangani Nota Kesepahaman dengan salah satu perusahaan teknologi yang sedang berkembang di Indonesia yaitu eFishery (PT. Multidaya Teknologi Nusantara) (3/6/2021). Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilaksanakan secara virtual dan ditandatangani oleh Sigit Murtiyoso selaku Direktur Retail Agri & Pendanaan BRI Agro dan Gibran Huzaifah selaku CEO eFishery. Penandatanganan ini juga dihadiri oleh Kaspar Situmorang selaku Direktur Utama BRI Agro, Bhimo Wikan Hantoro selaku Direktur Digital Bisnis BRI Agro.
Kerja sama antara BRI Agro dengan eFishery menjadi salah satu langkah strategis BRI Agro sebagai House Of Fintech and Home of Gig Economy untuk memperluas akses permodalan, khususnya kepada masyarakat dari berbagai sektor bisnis. “Tujuan kami sebagai House of Fintech and Home for Gig Economy, karena kami ingin melayani pekerja sektor informal atau yang disebut Gig Economy Workers termasuk UMKM. Caranya adalah kolaborasi dengan Fintech untuk dapat menghasilkan data yang akurat” ungkap Sigit Sigit Murtiyoso Direktur Retail Agri & Pendanaan BRI Agro.
BRI Agro terus memperluas jangkauan kerja sama dengan fintech dan pekerja sektor UMKM lainnya termasuk pembudidaya ikan eFishery.
“Sejalan dengan strategi perusahaan untuk melakukan kerjasama partnership dengan Fintech, maka kami memilih platform fintech lending untuk mengembangkan bisnis selagi kami mempersiapkan model bisnis baru untuk menjadi digital attacker sesuai dengan aspirasi BRI Group,” ungkap Sigit.
Dalam kolaborasi ini, BRI Agro akan memperkuat fitur “Kabayan (Kasih, Bayar Nanti)” sebagai komponen utama dari layanan eFisheryFund. eFisheryFund, yang merupakan produk andalan eFishery, menghubungkan para pembudidaya secara langsung dengan institusi keuangan termasuk berbagai perusahaan fintech. Kabayan, salah satu fitur dalam layanan eFisheryFund, dapat dimanfaatkan para pembudidaya untuk melakukan pembelian beragam keperluan budidaya atau produk-produk eFishery seperti eFisheryFeeder dan pakan ikan dengan berbagai merek melalui layanan eFisheryFeed dengan sistem tenor. Dengan menjadi salah satu mitra keuangan eFishery,
BRI Agro dapat memberikan fasilitas pinjaman langsung kepada pembudidaya melalui fitur Kabayan tersebut.
BRI Agro akan menyalurkan kredit melalui digital platform dengan perannya sebagai pendana (funder). Selain itu, BRI Agro juga mempersiapkan layanan electronic channel perbankan diantaranya Cash Management System, Internet banking serta memberikan layanan untuk mendukung kelancaran usaha mitra binaan serta memberikan bimbingan pengetahuan praktis perbankan.
"Kami sangat optimis bahwa kerja sama dengan eFishery akan memberikan kontribusi bagi para masyarakat serta para pelaku Gig Economy. Karena pelaku Gig Economy ini adalah salah satu pilar pertumbuhan pemulihan ekonomi di Indonesia. Selain itu juga Gig Economy worker adalah perwujudan UMKM baru yang penyaluran kreditnya dilakukan secara digital berbasis data,” jelas Sigit.
“Pembudidaya ikan merasa kesulitan untuk mendapatkan pembiayaan karena selain pola bisnisnya yang dianggap memberikan resiko tidak pasti (uncertain risk), tidak ada pula rekam data yang mampu menunjukkan progress atau tingkat kemajuan budidaya para petani, sehingga institusi keuangan kekurangan informasi mengenai keberlanjutan bisnis budidaya mereka,” ungkap CEO dan Co- Founder eFishery, Gibran Huzaifah.
Baca Juga: Holding Ultra Mikro akan Ciptakan Banyak Sentra UMKM Baru di Luar Jawa
Gibran menambahkan, “Melalui data dan teknologi yang kami miliki, kami membukakan akses seluas- luasnya terhadap pembiayaan dengan menghubungkan pembudidaya secara langsung dengan institusi keuangan. Bank dan institusi keuangan lainnya dapat menggunakan data yang kami sediakan untuk memproyeksikan keberlanjutan bisnis budidaya sehingga memberikan kepastian (certainty) dan keamanan (security) bagi mereka. Kerjasama dengan BRI Agro ini diharapkan mampu memberikan dukungan bagi ribuan pembudidaya untuk meningkatkan usaha budidayanya serta memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi negara. Pada akhirnya diharapkan industri perikanan dapat menjadi lebih produktif melalui inklusi finansial yang sesungguhnya."
“Kolaborasi antara BRI Agro dengan eFishery diharapkan bisa meningkatkan literasi keuangan digital di sektor agribisnis. Ke depan BRI Agro berharap dapat semakin memperbanyak kolaborasi dengan penyelenggara teknologi finansial dan mewujudkan aspirasi BRI Agro menjadi House of fintech and Home for Gig Economy to be the best digital bank for agri and beyond,” tutup Sigit.
Tag
Berita Terkait
-
Tak Terhalang Pandemi, BRI Halalbihalal Virtual Bersama 125 Ribu Karyawan
-
Digital Banking, Strategi BRI Agro untuk Sasar Gig Economy
-
BRI Agro dan Payfazz Kolaborasi Untuk Kerja Sama Agen dan Layanan Perbankan
-
BRI Agro dan Restock Salurkan Kredit melalui Platform Digital
-
Tingkatkan Pertumbuhan Bisnis, BRI Luncurkan Kartu Kredit BRI Agro
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Lowongan Magang Bank BTN Terbaru Januari 2026, Terbuka untuk Semua
-
BRI Peduli Dukung Komitmen Kelola Sampah Modern Melalui Dukungan Operasional
-
Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi
-
Tak Cuma Impor Solar, Impor Avtur Juga Akan Dihentikan
-
Purbaya Buka Opsi Diskon Tarif Listrik untuk Korban Banjir Sumatra
-
Kementerian PU Targetkan 1.606 Unit Huntara di Aceh-Tapanuli Rampung Sebelum Ramadhan
-
RDMP Balikpapan Alami Hambatan, Bahlil Tuding Ada Pihak Tak Suka RI Swasembada Energi
-
Harga Emas dan Perak Meroket Usai Sengketa Trump vs The Fed Makin Memanas
-
Bahlil: Hanya Prabowo dan Soeharto Presiden yang Resmikan Kilang Minyak
-
Penunggak Pajak Jumbo Baru Setor Rp 13,1 T dari Total Rp 60 T