Suara.com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk berhasil meraih penghargaan sebagai "Bank Terbaik 2021" versi Majalah Investor. Bank bjb meraih predikat tersebut dalam kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan Modal Inti Rp 5triliun-30 triliun.
Penghargaan diberikan secara virtual dalam rangkaian acara ”Penghargaan Bank Terbaik 2021” yang diselenggarakan pada Selasa 24 Agustus 2021. Acara disiarkan secara live di Beritasatu TV.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Keuangan Bank bjb, Nia Kania hadir sebagai penerima penghargaan. Keputusan pemenang atas hasil pertimbangan dewan juri disampaikan oleh ketua dewan juri, yakni Guru Besar Swiss German University, Soebowo Musa. Selain itu, News Director Beritasatu, Primus Dorimulu, juga hadir memberikan sambutan.
Penghargaan tersebut diberikan Majalah Investor kepada perusahaan perbankan yang memiliki performa gemilang sepanjang tahun lalu. Penilaian dilakukan dalam seleksi pemeringkatan yang menunjukan keunggulan perbankan di kelasnya berdasarkan pengelompokan modal inti.
Adapun pengelompokan modal inti tersebut terdiri dari (1) kategori modal inti di atas Rp30 triliun atau Bank Buku IV, (2) kategori modal inti Rp5 triliun-Rp30 triliun atau Bank Buku III, (3) kategori modal inti Rp1 triliun-Rp5 triliun atau Bank Buku I, dan (4) kategori modal inti di bawah Rp1 triliun atau Bank Buku I. Selain itu, terdapat pula bank yang terpilih untuk kategori khusus, sesuai kontribusi masing-masing bagi perekonomian nasional.
Direktur Keuangan Bank bjb, Nia Kania menghaturkan rasa terimakasihnya atas penghargaan yang diberikan. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja di masa yang akan datang.
"Saya sangat berterimakasih atas penghargaan yang diberikan. Predikat ini berhasil diraih karena kerjasama solid dari seluruh insan Bank bjb untuk menggerakan roda perusahaan tetap melaju di tengah krisis pandemi. Semoga penghargaan yang diberikan Majalah Investor senantiasa menjadi inspirasi bagi kami untuk mempertahankan kinerja perusahaan agar terus adaptif dan agile dalam menghadapi berbagai situasi," ungkap Nia.
Tag
Berita Terkait
-
Bank BJB Bangun Perumahan Subsidi dan Non Subsidi di Jateng
-
Bank BJB Raih Top 50 Emiten di The 12th IICD Corporate Governance Award
-
Promo Best DPLK Reward Bank BJB, Berhadiah Total Rp54 Juta
-
HUT ke-60, Bank BJB Perluas Manfaat lewat Rangkaian Inovasi
-
Ayo Ngabuburit di Acara Semarak BJB Bisa Jadi Berkah
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri