Suara.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk terlibat dalam Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI).
Pria yang akrab disapa Gus Menteri itu mengatakan, bahwa negara kita memiliki karya-karya hebat dan produk-produk yang berkualitas. Pandemi sejatinya tidak menghalangi para pelaku industri kreatif untuk berkreasi.
"Keterbatasan ini harusnya mendorong kita untuk tetap berinovasi mendorong kita tetap semangat dan bertransformasi dan menciptakan berbagai peluang yang ada," ucap Gus Menteri dalam Soft Launching Gernas BBI secara virtual pada Sabtu, (1/9/2021).
Menurut Gus Menteri, BUMDes dan BUMDes bersama dapat mengikuti sejumlah pelatihan yang dapat diakses di situs bangga buatan indonesia. Saat ini ada 86 konten pelatihan di situs bangga buatan indonesia yang dapat diakses oleh pelaku UMKM, pengelola BUMDes dan BUMDes bersama.
Pelatihan diharapkan bisa bermanfaat untuk perkembangan bisnis bagi pelaku usaha di antaranya pelatihan terkait mempersiapkan usaha mikro kecil (UMK) dan BUMDes untuk Go Online hingga live bazar sebagai upaya meningkatkan penjualan para pelaku industri kreatif.
"Dengan begitu, diharapkan dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional akibat dampak pandemi Covid-19," ucap Gus Menteri.
Selain itu, ada juga penyaluran modal melalui program digital kreatif UMKM oleh Himpunan Bank Negara (Himbara) sebanyak Rp4,2 triliun.
"Dan tentu ini akan bisa diakses oleh BUMDes pun BUMDes bersama ketika badan hukumnya sudah disahkan oleh Kemenkumham," pungkasnya.
Baca Juga: Nasabah BRI Wajib Catat, Cara Cek BLT UMKM 2021 Tahap 3
Berita Terkait
-
Pamer Tas Branded, Giliran Batik Medina Zein Disorot: Mirip Seragam
-
Cara Cek BPUM UMKM di Situs BRI dan Ambil Antrean Online
-
Kemendikbud Siap Beli Produk UMKM Untuk Penuhi Kebutuhan Pendidikan di Indonesia
-
Mahasiswa KKN UNEJ Dampingi Kegiatan Pengenalan Digital Marketing UMKM
-
Asuransi Ekspor Beri Kepastian Pembayaran bagi Pelaku Usaha di Era Pandemi
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai
-
Krisis Air Bersih Jadi Rem Pemulihan Ekonomi Pascabanjir Sumatera
-
Purbaya: Tahun Ini IHSG 10.000 Enggak Susah-susah Amat
-
Krakatau Steel Jaminkan Aset Senilai Rp 13,94 Triliun ke Danantara