Suara.com - Pengelola kawasan industri Weda Bay, Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), memberikan fasilitas kegiatan Kuliah Berkarya Bermasyarakat (KUBERMAS) mahasiswa Universitas Khairun (Unkhair), di Desa Mesa dan Kotalo, Halmahera Tengah.
Manager Eksternal dan CSR IWIP Subarwan Sakoy menyatakan, bantuan program yang diberikan perusahaan merupakan perwujudan dari kepedulian IWIP kepada masyarakat untuk lebih peka dalam memperhatikan lingkungan bahari melalui penanaman dan pembibitan mangrove.
“Teman-teman mahasiswa diharapkan untuk dapat memberi dampak baik untuk masyarakat dengan membantu masyarakat mengembangkan ide, memecahkan masalah dan mengimplementasikan solusi,” ucap Subarwan dalam keterangannya ditulis Kamis (2/9/2021).
Subarwan menambahkan, bantuan program tersebut juga diharapkan meningkatkan ketangkasan dalam mempersiapkan masyarakat dalam menyikapi kebencanaan.
Ia pun berharap, bantuan tersebut dapat membantu kegiatan Kubermas agar dapat berjalan sesuai dengan hasil yang telah ditentukan oleh Unkhair.
“Kami berharap partisipasi IWIP ke depan bisa mencakupi aspek lainnya, sehingga masyarakat dapat melihat semangat program Kubermas tidak lagi hanya sebagai kunjungan peserta Kubermas semata, melainkan sebuah jalan untuk mencapai program keberlanjutan bagi masyarakat di kemudian hari,” imbuhnya.
Sementara itu, Tim Kepanitiaan program Kubermas dan Pusat Studi Kebaharian Unkhair, berterima kasih kepada IWIP yang telah memfasilitasi kegiatan dikarenakan jangkauan program dapat diperluas hingga ke Kecamatan Weda Timur.
“Masyarakat senang dengan adanya kontribusi IWIP sehingga kedua desa ini menjadi lokasi pelaksanaan Kubermas/KKN Unkhair sehingga dapat membantu proses pembangunan dan pengembangan desa,” kata Koordinator Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Jefry Bemba.
Jefry menambahkan, Kubermas dilaksanakan dengan semangat melalui langkah partisipatif yang dicanangkan bertujuan agar mahasiswa memberikan masukan positif untuk masyarakat.
Baca Juga: Hilirisasi Nikel Cegah Kontraksi Ekonomi di Maluku Utara
Selain itu, imbuh dia, latar belakang jurusan mahasiswa yang beragam memungkinkan peserta untuk memberikan masukan positif sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki.
“Masukan ini tentunya sangat bermanfaat bagi pemecahan masalah di tengah masyarakat. Langkah pemecahan masalah seperti ini yang diharapkan dapat ditinggalkan apabila program telah usai. Sama halnya dengan IWIP, implementasi interdisiplin yang memungkinkan kawasan tetap berjalan sebagaimana yang telah ditargetkan,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga