Suara.com - Data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan bulan September 2021 ini kembali ditutup beragam. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) misalnya yang ditutup merosot 0,52 persen.
Mengutip data BEI, Minggu (12/9/2021) IHSG pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu berada di zona hijau, namun secara keseluruhan selama sepekan ditutup mengalami perubahan sebesar 0,52 persen atau berada di level 6.094,873 dari posisi 6.126,921 pada penutupan pekan lalu.
Sementara rata-rata volume Transaksi harian bursa mencatatkan peningkatan tertinggi yaitu sebesar 6,75 persen menjadi 21,241 miliar saham dari 19,898 miliar saham pada pekan yang lalu.
Sedangkan itu, rata-rata frekuensi harian Bursa turut mengalami peningkatan sebesar 3,86 persen menjadi 1.377.779 transaksi dari 1.326.596 transaksi pada pekan sebelumnya.
Tak hanya itu, data rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) selama sepekan juga meningkatsebesar 0,82 persen menjadi Rp 11,097 triliun dari Rp 11,007 triliun pada pekan lalu.
Sehingga nilai kapitalisasi pasar Bursa turut mengalami perubahan tipis sebesar 0,07 persen menjadi Rp 7.369,549 triliun dari Rp 7.374,530 triliun pada pekan sebelumnya.
Selanjutnya untuk Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 257,28 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp 22,433 triliun.
Berita Terkait
-
Sambut Akhir Pekan, IHSG Melemah ke Posisi 6.059
-
Penjelasan Profit Taking dan Waktu yang Tepat Untuk Take Profit Saham
-
Dalam Tekanan, IHSG Masuk Zona Merah Pagi Ini di 6.024
-
IPO Pekan Depan, Wakil Direktur Semen Merah Putih Beberkan Strategi Perseroan
-
Jelang Rilis Cadangan Devisa, IHSG Mantap Naik ke 6.135
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026