Suara.com - Kantor Pos Inggris kini menjalin kerjasama dengan bursa kripto terdesentralisasi Swarm Market, dalam penggunaan Bitcoin (BTC). Dampaknya, para pelanggan kantor pos bisa bertransaksi BTC melalui vocer Kantor Pos.
Dengan adanya kemitraan baru ini, Kantor Pos Inggris dikabarkan tidak akan mengumpulkan komisi dari penjualan voucher. Melainkan mendapatkan pembayaran dari perangkat lunak verifikasi identitas (ID) yang ada untuk penjualan BTC.
Mulai pekan depan, pengguna aplikasi EasyID Kantor Pos di Inggris bisa membeli Bitcoin menggunakan sistem voucher dari Swarm Markets.
Disampaikan salah satu pendiri Swarm Markets, Philipp Pieper, kesulitan akses yang aman membuat banyak orang enggan mengakses DeFi.
“Dengan membuatnya mudah dan aman untuk membeli Bitcoin dan Ethereum asli, sekarang lebih banyak orang memiliki opsi untuk memulai [investasi] dalam kripto dan menikmati manfaat DeFi,” ujar Pieper, dikutip dari PYMNTS via Blockchainmedia.
Salah seorang pegawai kantor pos Inggris menuturkan, saat ini pengguna didorong aktif menggunakan layanan daring.
Guna mendukung langkah ini, Kantor Pos meluncurkan aplikasi gratis bernama Post Office EasyID yang memungkinkan orang untuk membangun identitas digital aman mereka sendiri di akun mereka.
Untuk diketahui, EasyID adalah aplikasi layanan verifikasi identitas yang dikeluarkan oleh Kantor Pos Inggris pada bulan Agustus untuk mengatasi penipuan ID dan memudahkan pengguna untuk mengakses layanan di platform lain.
Menurut agensi terkait, aplikasi dapat memverifikasi dokumen ID foto yang dikeluarkan pemerintah dari lebih dari 200 negara dan hologram bergeraknya mencegah tangkapan layar, membatasi ID palsu dan penipuan.
Baca Juga: Atur Perdagangan Kripto, Kemendag Bakal Gandeng BI dan Lembaga-lembaga Lain
Diketahui, kemitraan dengan Swarm Market tidak sekadar untuk mempermudah akses calon investor untuk membeli kripto pertama mereka.
Ini juga ditujukan untuk mengekspos lebih banyak pengguna ke DeFi melalui penawaran yield farming dari bursa tersebut.
Sehingga, DeFi akan lebih mudah dan aman untuk diakses oleh para pengguna di Inggris alih-alih berinvestasi langsung ke platform DeFi yang ada.
Berita Terkait
-
Apa Itu Staking: Definisi, Waktu Proses, Keuntungan dan Risiko
-
Hukum Investasi Bitcoin dalam Islam, Apakah Boleh? Haram atau Halal?
-
Hukum Investasi Mata Uang Kripto Menurut Islam dan Penjelasannya!
-
Harga Kripto Solana Meroket Tanpa Henti, Naik 400 Persen Sebulan!
-
Harga Bitcoin Menguat Signifikan, Efek Borongan Investor Amerika Serikat
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Toyota Vios Bekas Tahun Muda Pajaknya Berapa? Simak Juga Harga dan Spesifikasi Umumnya
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Margin Fee Bulog Naik Jadi 7 Persen, Rizal: Bisa Tambah Semangat dan Kinerja Perusahaan
-
Danantara Borong Investasi dari Yordania di Ajang WEF
-
Klaim Polis Tak Lagi Ribet, IFG Life Tingkatkan Layanan Digital dan Tatap Muka
-
Beroperasi 56 Tahun, Pelita Air Fokus Penguatan Layanan Berbasis Pengalaman Pelanggan
-
Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Bahlil Anggap Target Lifting Minyak 1,6 Juta Barel Mustahil
-
Jelang Ramadan, Bulog Jamin Harga Beras, Minyak, dan Gula Tak Tembus HET
-
Waspada Scam Makin Marak, Ini Modus Phishing dan Cara Lindungi Saldo Digital
-
Bulog Mau Bangun 100 Gudang