Suara.com - Kesepakatan antara Ooredoo Group dan CK Hutchison Holdings Limited menandai merger dua bisnis telekomunikasi besar di Indonesia, yaitu PT Indosat Tbk dan PT Hutchison 3 Indonesia.
Merger Indosat Ooredoo dan 3 membuat keduanya menjadi satu dengan nama baru Indosat Ooredoo Hutchison. Merger ini dipercaya emberikan nilai tambah kepada seluruh pemegang saham, pelanggan, dan masyarakat Indonesia sehingga menjadi daya tarik investor jangka panjang pada industri ini.
Meski dengan kabar baik ini, nilai saham Indosat (ISAT) justru terpantau anjlok 3,51 persen di angka 6,875 pada sesi kedua IHSG hari ini, Jumat (17/9/2021).
Padahal, menurut Analis Panin Sekuritas William Hartanto, merger ini membuat prospektif bisnisdi lini telekomunikasi yang dijalankan keduanya sangat menjanjikan.
"Merger ini juga akan memperkuat posisi keduanya dalam industri seluler di Tanah Air. (Harga saham ISAT) uptrend, oleh karena itu rekomendasinya buy dengan taking profit di 7.300-8.400," ujar William.
Menurut William, Indosat dan H3i memiliki kekuatan yang saling mendukung dalam rangka mendorong perusahaan hasil peleburan tersebut berlari lebih kencang di tengah persaingan industri telekomunikasi yang makin ketat.
"Kekuatan Indosat-H3i cukup kuat, namun pada puncak-puncaknya menurut saya akan jadi sama kuatnya seperti TLKM (PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk)," kata William.
Indosat Ooredoo Hutchison sebelumnya diprediksi bakal berada pada posisi yang kuat untuk berkontribusi pada percepatan pertumbuhan ekonomi dan transformasi digital Indonesia.
Perusahaan tersebut akan menjadi perusahaan telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia dengan perkiraan pendapatan tahunan hingga 3 miliar dolar AS.
Baca Juga: Infrastruktur Iptek Nuklir Indonesia Terbuka untuk Peneliti Asing
Dari sisi kinerja keuangan, pada semester I 2021Indosat membukukan laba sebesar Rp5,59 triliun. Sementara H3I, pada periode Maret 2021 mencatat pendapatan sebesar Rp14,5 triliu, saat yang sama pendapatan Indosat mencapai Rp28,7 triliun. Dengan demikian pendapatan kedua perusahaan setelah meger menembus Rp43,2 triliun.
Saat ini, Indosat memiliki 60 juta pelanggan aktif yang tersebar di seluruh Tanah Air, sedangkan H3I memiliki pelanggan sebanyak 44 juta, sehingga dengan penggabungan jumlah pelanggan keduanya mencapai 104 juta pelanggan.
Dari sisi spektrum frekuensi, penggabungan Indosat dan H3I akan menggenggam frekuensi sebesar 72,5 MHz terdiri atas frekuensi 900 MHz (2X 12,5), frekuensi 1800 MHz (2 X 20, 2 X 10), dan frekuensi 2100 MHz (4 x 15), sehingga sangat memadai untuk mengelola jumlah pelanggannya dan potensi penambahan jumlah pelanggan baru.
Berita Terkait
-
Biar Data Gak Dicuri, Begini Cara Unreg Kartu Indosat
-
Tunggal Putri Ingin Hasil Terbaik di Piala Sudirman meski Diisi Atlet Muda
-
Indosat dan Tri Merger, Jadi Indosat Ooredoo Hutchison
-
BRIN Punya Tujuh Organisasi Riset, Direncanakan Terus Bertambah
-
Anak Mensos Risma, Fuad Bernardi Belum Cukup Umur Jadi Direktur PDAM Surabaya
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
Terkini
-
Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup
-
Tak Hanya Armada, SDM Jadi Kekuatan Utama Distribusi Energi Nasional
-
Investor Mulai Ambil Cuan, IHSG Ambruk Lagi 1,91% di Sesi I
-
Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja
-
Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar
-
Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?
-
Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter
-
Bea Cukai Sita 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Penerimaan Negara Rp8,66 Miliar
-
Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi
-
Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir