Suara.com - Aplikasi besutan PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC), Neobank sudah 10 juta kali diunduh di Google PlayStore dan di AppStore. Catatan ini jadi rekor tertinggi di kategori bank digital, dan diperkirakan mencapai total 10 juta nasabah dan dua juta pengguna harian aktif pada akhir Oktober ini.
Menanggapi hal ini, Direktur Utama Bank Neo Commerce Tjandra Gunawan, aplikasi Neobank diharapkan bisa memberi layanan perbankan yang mudah dan seru hingga berkontribusi untuk inklusi keuangan di Indonesia.
Ia mengaku mendapatkan sambutan baik. Hal ini dibuktikan dengan adanya nasabah bahwa sebelumnya mereka belum pernah memiliki akun rekening perbankan, kemudian tertarik membuka rekening karena berbagai layanan dan produk keuangan yang menarik dari BNC.
"Kami juga sedang mengembangkan lebih banyak fitur dan layanan yang inovatif untuk mempermudah transaksi dan pengelolaan keuangan nasabah. Di antaranya, yaitu life service, online lending, pembayaran melalui QR, dan fitur-fitur perbankan yang interaktif," ujar Tjandra.
Pada Oktober ini, bank dengan kode saham BBYB itu juga memutuskan untuk melakukan rebranding nama aplikasi dari neo+ menjadi neobank.
Lebih jauh, menurut Tjandra hal ini merupakan upaya BNC untuk melekatkan wajah perusahaan sebagai neo bank, yaitu sebuah bank yang memiliki pondasi, sistem, produk, dan layanan yang sepenuhnya digital.
"Neo berarti baru. Ini adalah semangat kami untuk mendefinisikan ulang cara suatu bank bekerja. Kami menawarkan segala sesuatu yang “neo”, yang artinya mulai dari menabung, melakukan deposito, mengelola keuangan, dan lainnya dilakukan dengan pendekatan baru melalui teknologi dalam satu aplikasi saja," kata Tjandra.
Pada Jumat (8/10/2021) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), BNC juga telah resmi mengesahkan PT Akulaku Silvrr Indonesia sebagai pengendali perusahaan.
Langkah itu diyakini akan mempererat integrasi antara ekosistem Akulaku dengan layanan perbankan digital milik BNC serta menjadi kekuatan tersendiri dalam menghadirkan inovasi berkelanjutan.
Baca Juga: Meretas Jalan Panjang Keadilan Gender dalam Bisnis dan Perdagangan
BNC dan Akulaku meyakini kolaborasi kedua pihak juga akan membantu meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia akan akses perbankan terhadap produk dan jasa keuangan yang bermanfaat dan terjangkau.
"Berbagai pencapaian yang BNC raih masih merupakan awal dari perjalanan panjang kami untuk memperkenalkan dan mengedukasi masyarakat tentang peran penting bank digital di negeri ini. Kami baru saja memulai dan kami harap ke depannya Bank Neo Commerce akan menjadi semakin dapat diandalkan dan menjadi pilihan oleh semua orang ketika mereka membutuhkan layanan keuangan yang mudah dan nyaman," ujar Tjandra.
Berita Terkait
-
BBCA Memang Menarik, Tapi ARTO Diklaim Akan Kembali Perkasa
-
Jelang Rilis, Desain Realme GT Neo 2T Akhirnya Terungkap
-
Cara Dapat Uang Dari Aplikasi Neo+ dan Mencairkan Lewat Dana
-
Soroti Masyarakat Bawah Terjerat Pinjol, Presiden Minta Kebijakan Mitigasi Risiko
-
Investor Asing Ramai-ramai Borong Saham Bank Digital Indonesia, Potensi Saham Meroket?
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi