Suara.com - PT Zebra Nusantara Tbk yang memiliki kode emitan ZBRA di Bursa Saham Indonesia pada saat ini telah melakukan gebrakan dengan transformasi bisnis baru.
Salah satunya adalah meproyeksikan digitalisasi logistik yang modern dan terintegrasi secara menyeluruh dengan platform digital logistik yang dapat menjawab kebutuhan logistik masyarakat Indonesia secara lengkap.
Untuk mendukung tercapainya gebrakan tersebut, aktivitas bisnis ZBRA sendiri ditopang oleh DNR Corporation bersama seluruh dengan unit-unit usahanya seperti DNR Distribution, DNR Loigstics, iPanganandotcom, PT. StoreSend E-Logistics Indonesia (SSI), PT. Multi Transportasi Global (MTG), dan Bisnis Integrasi Global (BIG).
“Berada di bawah naungan ZBRA, DNR selalu berusaha berinovasi dan mengikuti pekembangan zaman. Saat ini aktivitas bisnis yang dijalankan DNR semua berbasis teknologi canggih guna memberikan layanan distribusi logistik yang modern dan terintegrasi dengan digital di Indonesia,”ucap Gary Tanoesoedibjo selaku Direktur PT. Zebra Nusantara Tbk dalam keterangannya, Jumat (15/10/2021).
Layanan bisnis yang dimiliki oleh DNR sudah terintegrasi secara menyeluruh dari Aceh hingga Papua. Tidak hanya terintegrasi, layanan bisnis yang diberikan juga memiliki peran penting dalam mensupport gerbrakan ini dan layanan DNR sudah mencangkup berbagai bagian distribusi seperti distribusi retail, wholesales distribution, dan juga distribusi layanan khusus.
Adanya jaringan di 32 cabang, 12 sub-cabang, hingga 7 4PL warehouses yang tersebar merata di Indonesia yang membuat layanan distribusi logistik ini menjadi lebih baik lagi.
“Lewat DNR, ZBRA dapat mencatatkan peningkatan aktivitas bisnis yang cukup signifikan. Jika dilihat berbasis Year on Year (YoY), ZBRA berhasil menumbuhkan angka sales hingga 30.000% dibandingkan dengan tahun lalu,” kata Gary Tanoesoedibjo, Direktur ZBRA.
Transformasi wajah baru, ZBRA yang menaungi DNR dapat mencatatkan angka penjualan hingga di level yang tinggi. Hal ini terlihat di dalam laporan keuangan, dimana net sales ZBRA naik 30.000% dari tahun sebelumnya, dari Rp 8.8 Miliar pada September 2020, menjadi Rp 2,7 Triliun pada September 2021.
Selain itu di bulan September 2021, tercatat gross profit yang didapatkan di angka Rp 395 Miliar, dimana mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari tahun sebelumnya yaitu Rp 1.3 Miliar.
Baca Juga: Besok Diresmikan Jokowi, Pelabuhan Labuan Bajo Kini Punya Terminal Logistik
“DNR beserta dengan unit-unit usahanya ini diharapkan dapat memproyeksikan layanan e-logistic yang modern dan terintegrasi sehingga bisa memberikan layanan distribusi logistik yang cepat, efisien dan fleksibel,” tutup pernyataan dari Direktur ZBRA ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat