Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan sore ini berakhir di zona merah dengan ditutup melemah 0,34 persen.
Mengutip data RTI, Kamis (21/10/2021), IHSG terkoreksi 23 basis point atau melemah 0,34 persen ke level 6.632.
IHSG terpantau bergerak variatif dari batas atas pada level 6.687 hingga batas bawah pada level 6.602, setelah dibuka di level 6.670.
Investor melakukan transaksi senilai Rp20,3 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp17,2 triliun. Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp7,8 triliun dan aksi jual sebesar Rp7,2 triliun.
Adapun investor asing tercatat beli bersih (net buy) sebesar Rp531,8 miliar.
Sebanyak 188 saham menguat, 347 saham melemah dan 127 saham tidak ditransaksikan sama sekali.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham SAFE yang naik 65 point atau menguat 34,03 persen ke level 256. Dilanjutkan CINT yang naik 58 point atau menguat 25,00 persen ke level 290. MLPT menguat 25,00 persen atau bertambah 770 point ke level 3.850.
Selanjutnya saham BBHI menguat 24,74 persen atau naik 1.195 point ke level 6.025. SAMF menguat 24,56 persen atau naik 140 point ke level 710.
Sedangkan saham-saham yang tergolong top losser antara lain; INOV turun -16 point atau melemah -6,95 persen ke level 214. INDY melemah -6,95 persen atau koreksi -160 point ke level 2.140. DIGI terkoreksi -30 point atau melemah -6,91 persen ke level 404. R
Baca Juga: Kamis Pagi IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.670
Selanjutnya saham RONY terpangkas -18 point atau melemah -6,87 persen ke level 244. SMKL melemah -22 point atau turun -6,83 persen ke level 300.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026
-
Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi
-
BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik
-
Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan
-
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM