Suara.com - Universitas Esa Unggul bekerja sama dengan Academy of Entrepreneurs Australia telah menyelenggarakan Idea to Business International Competition 2021, pelatihan dan kompetisi bisnis internasional.
Kegiatan ini berlangsung secara daring sejak 30 Agustus 2021, yang diikuti oleh mahasiswa dari 12 negara yaitu Indonesia, Malaysia, Vietnam, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, Belanda, Prancis, India, Mexico, Costa Rica, dan Ekuador. Sejumlah 16 universitas di Indonesia yang berpartisipasi dalam program ini.
Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid turut mendukung kegiatan ini dan berharap kegiatan ini terus berlanjut pada tahun berikutnya, serta menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi di Indonesia untuk menjalin kerja sama dalam pendidikan dan kewirausahaan di seluruh negara.
“Ide-ide bisnis serta pelatihan kelas dunia selama 5 minggu seperti ini adalah terobosan yang perlu dilestarikan. Menjadi tugas negara dan perguruan tinggi untuk menjadi jembatan, supaya membawa ide-ide bisnis ini ke kelas dunia,” ucap Jazilul Fawaid pada Media Dialogue Idea to Business International Competition 2021 di Universitas Esa Unggul Jakarta ditulis Senin (25/10/2021).
Program Idea to Business (I2B) adalah program pengembangan kapasitas yang dilengkapi dengan arena latihan untuk menyampaikan ide bisnis (pitching) kepada investor sebelum terjun ke dunia nyata.
Dalam kompetisi ini, peserta terlibat dalam rangkaian pembelajaran kewirausahaan dan bergabung dalam kelompok untuk mengembangkan ide bisnis. Pelatihan dan Kompetisi diadakan secara daring pada tanggal 30 Agustus – 12 Oktober 2021 (lima minggu). Empat minggu untuk kursus bersertifikat dan satu minggu untuk pitching.
Selain mendapatkan sertifikat, Peserta akan memiliki peluang seperti mendapatkan beasiswa dari Academy of Entrepreneurs, Australia, memenangkan hadiah kompetisi, hingga Rp 25.000.000 atau USD1.675 untuk satu grup yang terbaik.
Mempelajari pengetahuan dan keterampilan praktis terbaik dalam mengembangkan ide menjadi bisnis dari instruktur, mentor, dan pemilik usaha berpengalaman. Memperluas jaringan bisnis di tingkat internasional, termasuk jaringan ke investor.
Membangun jaringan kewirausahaan di antara para peserta. Meningkatkan kepribadian, kualitas emosional, dan keterampilan komunikasi.
Baca Juga: Dorong Inklusivitas Ketenagakerjaan, Menaker Terima Penghargaan dari USAID
Mahasiswa UEU yang berpartisipasi dalam Kompetisi ini akan dianggap telah menyelesaikan mata kuliah Kewirausahaan 2.
Untuk memastikan integritas dan ketidakberpihakan dalam mengevaluasi rancangan usaha, Idea to Business International Competition 2021 mengundang praktisi dan pakar bisnis serta tokoh-tokoh terkemuka dalam pendidikan kewirausahaan sebagai juri seperti Paula Mills (Founder & CEO Academy), Prita K Gani, MBA, MCIPR, APR (President ASEAN PR Network), Marcelino Aviles (Former Panama Ambassador to Australia, Author and Entrepreneur), George Pramadono (Business Strategist and Starups Advisor).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026