Suara.com - PT Sompo Insurance Indonesia hari ini merayakan kelulusan 20 mahasiswa yang telah menyelesaikan Program Magang Pembelajaran LSM Sompo di tahun ke-empatnya.
Acara berisi sorotan pencapaian para mahasiswa magang, beragam upaya, dan kontribusi yang mereka lakukan terhadap isu-isu terkait lingkungan di Indonesia.
Perusahaan pada acara tersebut juga mengumumkan peluncuran Sompo Alumni Idea Fund bertujuan untuk mendukung ide dan kegiatan di luar program magang saat ini.
Diluncurkan pada tahun 2019, bekerja sama dengan Sompo Environment Foundation, program pendampingan pemuda ini merupakan kolaborasi lintas pertama antara akademisi, bisnis, dan sektor LSM di Indonesia, menawarkan kesempatan kepada para mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mereka terkait isu lingkungan.
Program ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir secara kritis dalam keberlanjutan dan berperan sebagai ajang bertukar pemikiran dan kepemimpinan bagi para pemuda dan mentornya dalam mempercepat inovasi keberlanjutan di Indonesia.
Meresmikan upacara kelulusan pada acara tersebut, perwakilan dari Sompo Insurance Indonesia, Yoshikazu Nishiwaki, Direktur Eksekutif Sompo Environment Foundation, Jo Kumala Dewi, Direktur Kemitraan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Latipah Hendarti, Direktur Yayasan DeTara, Makoto Yata, Direktur Jenderal JEEF Indonesia, dan perwakilan dari masing-masing organisasi-organisasi tersebut di atas.
“Sejak awal, program ini mendapat sambutan yang luar biasa dari para mahasiswa di Indonesia dan kami terus meningkatkan program untuk memastikan mahasiswa mendapatkan pembelajaran terbaik dari program ini. Tidak ada usaha yang terlalu kecil, dan tidak ada yang terlalu muda dalam mengambil aksi untuk lingkungan. Semuanya ada di tangan kita untuk beraksi sekarang dan bersama-sama untuk masa depan yang lebih berkelanjutan. Oleh karena itu, sangat wajar jika kami meluncurkan Sompo Alumni Idea Fund, untuk membantu para mahasiswa mewujudkan ide mereka menjadi kenyataan,” kata Eric Nemitz, Presiden Direktur PT Sompo Insurance Indonesia ditulis Sabtu (6/11/2021).
Sompo Alumni Idea Fund dibentuk untuk para alumni Program Magang Pembelajaran LSM Sompo untuk lebih mengembangkan ide-ide mereka dan menerapkan solusi yang akan bermanfaat dan membantu memecahkan setiap tantangan terkait lingkungan di Indonesia.
“Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua mitra yang mendukung program ini. Kami bangga melanjutkan komitmen kami untuk membantu kaum muda Indonesia mempercepat pemahaman mereka dan mengambil tindakan yang diperlukan hari ini terhadap isu-isu keberlanjutan,” tambah Eric Nemitz.
Baca Juga: Kalbar Kerap Dilanda Banjir, WALHI Minta Pemkab Selesaikan Krisis Lingkungan di Wilayahnya
“Program Magang Pembelajaran LSM Sompo adalah program yang bermakna untuk menyatukan berbagai mitra, termasuk pemuda kita, yang secara alami sangat bersemangat memerangi perubahan iklim. Saya ingin mendorong semua peserta program saat ini dan yang akan datang untuk memanfaatkan kesempatan ini karena saya sangat yakin bahwa setidaknya seseorang akan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang isu-isu terkait lingkungan yang mendasari dorongan untuk menjadi solusi keberlanjutan melalui program ini.” kata Jo Kumala Dewi.
Program Magang Pembelajaran LSM Sompo menerima aplikasi pada 1 November hingga 30 November 2021. Program ini terbuka untuk mahasiswa pascasarjana dan sarjana dari semua fakultas dan mata pelajaran. Karena kantor LSM yang berpartisipasi berlokasi di Jabodetabek, pelamar harus tinggal di daerah ini atau dapat pindah selama program berlangsung.
Sangat disarankan agar mahasiswa yang tertarik dapat mengirimkan aplikasi sesegera mungkin karena jumlah dan tempat terbatas. Mahasiswa yang berhasil masuk akan diinformasikan langkah-langkah selanjutnya melalui email yang terdaftar.
Berita ini sebelumnya dimuat WartaEkonomi.co.id jaringan Suara.com dengan judul "Sompo Insurance Luncurkan Sompo Alumni Idea Fund"
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri
-
Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh
-
Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Dipotong? Ini Kata Purbaya
-
Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR
-
Shell Mulai Jual BBM Solar Seharga Rp 30.890/Liter, Cek Daftar SPBU
-
Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara