Suara.com - Dalam berinvestasi, banyak sekali faktor yang mempengaruhi keberhasilan kalian dalam berinvestasi. Mulai dari analisis fundamental dan teknikal, modal, update berita mengenai investasi hingga keberuntungan. Namun ada satu faktor yang sangat penting yang kebanyakan investor abaikan, yaitu emosi.
Pengendalian emosi yang baik akan mempengaruhi hasil akhir keuangan dalam instrumen investasi kalian. Sifat yang terlalu agresif akan membuat kalian gegabah dan berpotensi memberikan kalian kerugian. Sebaliknya, sifat yang terlalu konservatif akan membuat kalian menjadi penakut dan melewatkan banyak peluang keuntungan.
Investasi mirip seperti bermain game, jika kalian mencurahkan emosi kalian secara berlebihan tentunya akan membuat kalian kalah dalam permainan. Namun dengan mengontrol emosi tentunya akan membantu kalian untuk fokus dan memenangkan permainan. Berikut ini adalah tips untuk menghindari emotional investing:
Diversifikasi
Seperti apa yang tetuah Warren Buffet katakan, jangan menaruh telur kalian dalam satu keranjang. Kalian tidak akan kehilangan semua telur kalian keranjang kalian jatuh apabila kalian memisahkan telur kalian dalam keranjang yang berbeda. Dalam dunia Investasi, kutipan Warren Buffet yang satu ini memiliki makna yang sangat dalam dan berguna bagi kalian yang melakukan kegiatan investasi.
Diversifikasi adalah pemisahan modal kalian ke berbagai instrumen investasi. Seimbangkan dana yang kalian miliki sesuai yang kalian inginkan. Apabila salah satu instrumen investasi kalian mengalami kerugian, maka kalian mempunyai cadangan di instrumen investasi lainnya. Menghindari kerugian dengan diversifikasi adalah salah satu langkah terbaik untuk menghindari emotional investing.
Seimbangkan Kepercayaan Diri
Umumnya ada dua fase yang akan membedakan investor ketika mulai berinvestasi, yaitu overconfidence dan underconfidence. Sikap percaya diri yang terlalu berlebihan nyatanya hanya akan membawa kalian pada pengambilan keputusan yang salah dan terlalu terburu-buru. Namun percaya diri yang terlalu rendah juga hanya akan membawa kalian pada pengambilan keputusan yang terlalu lama dan hanya menyia-nyiakan kesempatan yang ada.
Hal yang perlu kalia lakukan adalah dengan menyeimbangkan kedua fase tersebut dengan mengetahui hasil positif dan negatif dari keputusan yang kalian buat nanti. Buatlah diri kalian nyaman dengan keputusan yang kalian buat.
Baca Juga: Tutorial Investasi Reksa Dana
Penggunaan Media
Media adalah salah satu sumber informasi terbaik bagi kalian para investor. Media sosial adalah salah satu contoh tempat yang menjadi perkumpulan dan penyebaran informasi seputar dunia investasi. Namun, kalian harus bijak dalam menggunakan media sosial dalam investasi kalian.
Keputusan berinvestasi berdasarkan media saja nyatanya tidaklah baik. Selalu saring berbagai informasi yang ada dan lakukan analisa sebelum melakukakan keputusan dalam berinvestasi. Sebisa mungkin bagi kalian harus menghindari FOMO (Fear of Missing Out) yang bertebaran di media sosial untuk menghindari risiko dalam berinvestasi.
Pisahkan Masalah Kalian Saat Investasi
Apapun masalah yang kalian hadapi nantinya, usahakan untuk pisahkan masalah tersebut dengan aktivitas investasi kalian. Selalu gunakan kepala dingin dalam menjalani kegiatan investasi kalian.
Memisahkan masalah disaat kalian berinvestasi dapat menghindarkan kalian dari segala jenis hal emosional yang dapat mempengaruhi kinerja investasi kalian. Hindari aktivitas investasi apabila kalian tidak dapat mengontrol emosi dari masalah yang kalian hadapi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta
-
Wamenkeu Juda Agung Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 5,6 Persen di Kuartal I 2026
-
Pemerintah Siapkan Rp 11,92 Triliun untuk Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng
-
8 Tips Kelola Reksadana saat Pasar Turun agar Investasi Tetap Cuan
-
IHSG Hari Ini Lagi Semringah, Naik 1,24% dan 578 Saham Melesat
-
Danantara Setiap Hari Guyur Pasar Modal, Ke Saham Apa?
-
Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp 16.811/USD
-
Pemerintah Gelontorkan Rp 911,16 Miliar buat Diskon Tarif Transportasi Lebaran 2026
-
Wamenkeu Juda Agung: Batas Defisit APBN 3 Persen Harga Mati
-
Ekonomi RI Tembus 5,39 Persen, Wamenkeu Juda Agung: Saya Belum Puas!