Suara.com - Masyarakat harus lebih hati-hati sebelum menerima penawaran investasi atau pinjaman online yang dikirimkan melalui WA dan SMS.
Selain itu juga jangan pernah memberikan akses ke data kontak telepon karena bisa dipakai untuk meneror.
Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing memastikan aktivitas penawaran melalui WA atau SMS ilegal.
"Kami minta masyarakat cek dulu jangan langsung ada SMS. Kami pastikan semua SMS, WA atau pesan pribadi yang tawarkan pinjaman online itu ilegal, oleh karena itu masyarakat hati-hati," ujar Tongam dalam Bulan Fintech Nasional, Kamis (11/11/2021).
Masyarakat harus memastikan informasi yang mengatasnamakan lembaga pinjol ilegal ataut idak.
Masyarakat juga perlu menilai terlebih dahulu penawaran dari lembaga pinjol. Jika bunga dan jangka waktu yang diberikan tidak wajar, masyarakat harus menjauhi.
"Masyarakat kita sudah punya smartphone, makanya cek dulu legalitasnya, karena pada saat mereka akses pinjol ilegal, disitulah masalah terjadi. Bunga tinggi dan jangka waktu rendah, dan ada teror intimidasi di sana," kata dia.
Masyarakat juga jangan memberikan akses ke kontak telepon dalam smartphone. Itu merupakan salah satu ciri-ciri pinjol ilegal.
"Cek legalitasnya, ini penting agar tidak jadi korban. Pengalaman kita selama ini banyak korban, karena ciri utama pinjol ilegal, selalu meminta data kontak HP untuk bisa diakses, ini malapetakanya," kata dia.
"Kekuatan pinjol ilegal ini data kontak HP, dia punya data kontak HP seluruh HP kita. Sehingga teror mereka, oleh karena itu kalau ada aplikasi yang meminta untuk akses izinkan phonboom itu ilegal, jangan dilayani."
Baca Juga: OJK Siap Bawa Pinjol Ilegal ke Ranah Hukum
Berita Terkait
-
Pinjol Akseleran dan Awantunai Alami Kredit Macet Tinggi, Terancam Bangkrut!
-
Cara Aktivasi Pinjaman Online Terbaru, Bunga Mulai 1,8 Persen dan Gratis Biaya Admin
-
Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban
-
Berantas Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong, Satgas PASTI Blokir 951 Entitas
-
Dongkrak Daya Beli, Indodana Finance dan Sharp Perkuat Ekosistem Cicilan Digital
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut
-
Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan
-
Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya
-
Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan
-
MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni
-
Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI
-
IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun
-
Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan
-
Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM
-
Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya