Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memberikan tambahan hadiah untuk dikompetisikan dalam permainan panjat pinang yang dilakukan oleh masyarakat Desa Wisata Sesaot, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
Panjat pinang yang dilakukan oleh masyarakat desa Sesaot merupakan tradisi yang sudah turun temurun dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW.
Sandi menegaskan, filosofi panjat pinang itu bukanlah memperebutkan suatu hadiah melainkan adalah gotong royong yang dilakukan oleh pesertanya.
"Karena hadiahnya juga akan dibagi rata sehingga jangan ada saling sikut menyikut," ujarnya ditulis Selasa (16/11/2021).
Dalam kesempatan ini, Sandi menambahkan hadiahnya, yaitu 10 jam tangan. Selain itu, dia juga membagikan beberapa goddie untuk pemain lainnya.
"Pokoknya semuanya dapat dan bahagia," tegasnya.
Menurutnya tradisi yang sudah ada sejak jaman leluhur ini memang harus dilestarikan. Karena warisan budaya macam ini sebagai salah satu daya tarik wisata.
Sehingga semakin banyak daya tarik wisata maka semakin banyak wisatwan yang tertarik hingga mereka datang. Maka akan banyak wisatawan yang datang dan dampaknya ekonomi masyarakat juga meningkat.
"Kalau banyak yang datang ekonomi juga bangkit dan makin banyak pula masyarakat yang sejahtera," tuturnya.
Baca Juga: Sandiaga Uno Ajak Milenial dan Gen Z Ikut Program Pemulihan Sektor Pariwisata
Sandi melanjutkan, salah satu upaya pemerintah selain bangkitkan ekonomi adalah membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya. Sehingga, sebagai menteri ekonomi kreatif dia juga meminta masyarakat desa Sesaot untuk terus berinovasi dalam mengambangkan produk kreatif sehingga akan banyak menyerap lapangan pekerjaan di desa tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026