Suara.com - Melalui tur promosi pertanian yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian di sepuluh negara, empat eksportir pertanian raih kontrak dagang baru untuk tahun 2022 dengan total nilai Rp 1,1 triliun.
Hal ini disampaikan Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Bambang saat memimpin delegasi RI One Day with Indonesia Coffee, Fruits and Floriculture, Odicoff, tur promosi pertanian di Barcelona, Spanyol.
"Pertama kami sampaikan salam dari Bapak Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo, red) kepada para pelaku usaha dan anggota Diaspora di Barcelona. Ekspor tidak hanya soal nilai tapi juga kebanggaan atau prestige bagi bangsa, khususnya bagi petani, ini pesan untuk membangkitkan semangat untuk melakukan loncatan-loncatan," kata Bambang saat memberi sambutan di Monasteria de Sant Miquel el Pablo, Barcelona, Spanyol dalam keterangan persnya, Jumat (3/12/2021).
Pertemuan bisnis kali ini digelar secara hybrid dan dihadiri oleh 20 pelaku usaha asal Spanyol secara luring dan 25 eksportir tanah air yang hadir secara daring.
Secara rinci, Bambang menyebutkan empat eksportir yang berhasil mendapatkan kontrak dagang, masing-masing adalah eksportir kopi asal Jawa Barat, CV. Frinsa Agrolestari, Bandung yang menandatangani kontrak dengan Nordic.
Sementara eksportir hortikultura, PT Nusantara Segar Global atau Java Fresh asal Tasikmalaya berhasil menandatangani kontrak dengan BUD Holland untuk komoditas manggis, jeruk purut, dan jeruk kalamansi serta salak.
"Jeruk purut dan kalamansi, khususnya di Eropa masih sangat terbuka," tambah Bambang.
Sementara, kontrak dagang juga didapat PT Great Giant Pineapple asal Lampung dengan PPI Canned Food S.L. untuk komoditas nanas irisan dalam kaleng. Serta satu kontrak dagang untuk komoditas asal sub sektor peternakan berupa premix juga mendapatkan perpanjangan kontrak dagang PT Cheil Jedang Indonesia dan Quimidroga ASA, sehingga total kontrak dagang sebesar 78,9 juta dolar AS atau setara dengan Rp 1,1 triliun.
"Nilai kontrak ini masih belum termasuk kontrak dagang komoditas sawit dan produk turunannya serta karet yang sangat diminati Spanyol," jelas Bambang, yang didampingi Atase Perdagangan Madrid, Novita Sari.
Baca Juga: Jajaki Peluang Ekspor Produk Agroforestry, KLHK Ikut Serta Dalam ODICOFF
Sergi Farrus, bartender Spanyol yang berkesempatan menyajikan sajian kopi pada acara, menyebutkan masyarakat Barcelona dan Spanyol pada khususnya sangat suka dengan kopi asal Lampung.
"Untuk konsumen khusus, kopi luwak juga sangat digemari, walaupun harganya lebih mahal, " katanya.
"Pertemuan ini juga diharapkan dapat memberikan semangat bagi para Diaspora untuk mendukung ekspor pertanian kita di Spanyol. Kami, khususnya di Barantan akan menjamin kesehatan, keamanan dan memenuhi persyaratan teknis dan aturan negara tujuan," pungkas Bambang.
Berita Terkait
-
Start dari Posisi 17, Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Spanyol 2026
-
Pecco Bagnaia Ungkap Alasan Mundur dari MotoGP Spanyol 2026
-
Kiandra Ramadhipa Ungkap Rahasia Manuver Nekat di Lap Terakhir GP Spanyol
-
Kondisi Marc Marquez usai Terlempar ke Gravel di MotoGP Spanyol
-
Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Kredit Komersial BRI Melesat 58,4 Persen, Meroket Jadi Rp61,4 Triliun
-
Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!
-
Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?
-
Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda
-
Harga Bawang dan Cabai Kompak 'Terbang' Hari Ini
-
Siaga Satu! Harga Minyak Mentah Dunia Dekati USD 108 Per Barel
-
Tensi Timur Tengah Mereda, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.211 Per Dolar AS
-
IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi
-
Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan
-
Genjot EBT, FIFGROUP Resmikan Solar Panel Ke-43