Suara.com - Pengelola Kawasan Industri Weda Bay, PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) terus berkomitmen membantu pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19. Hal itu diwujudkan dengan upaya IWIP dalam melengkapi peralatan kesehatan rumah sakit di sejumlah daerah di Maluku Utara.
Vice President IWIP, Kevin He mengatakan, penyerahan bantuan berupa peralatan kesehatan merupakan bentuk perhatian dan tanggung jawab perusahaan kepada kesehatan masyarakat Maluku Utara. Baginya, kesehatan adalah faktor penting dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera.
“Dengan adanya alat kesehatan ini, kami berharap bisa membantu pemerintah, terutama pihak rumah sakit, dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Sebab masyarakat yang sehat adalah modal utama menuju kesejahteraan,” ujar Kevin dalam keterangannya, Jumat (17/12/2021).
Diketahui, IWIP menyerahkan sumbangan satu paket alat Polymerase Chain Reaction atau PCR kepada RSUD Dr. Chasan Boesoirie Ternate. Sumbangan senilai lebih dari Rp4 miliar tersebut diberikan langsung kepada Direktur RSUD Chasan Boesoirie, dr. Samsul Bahri.
Tidak hanya RSUD Chasan Boesoirie, sumbangan serupa juga diberikan kepada RSUD Sofifi senilai Rp1,7 miliar. Sementara untuk RSUD Weda, Halmahera Tengah, IWIP juga telah membangun enam unit paviliun senilai Rp3 miliar, serta bantuan berupa Alat PCR.
Sebelumnya, IWIP juga telah mendonasikan alat kesehatan di RSUD Maba, Halmahera Timur. Bantuan tersebut terdiri dari medical refrigerator, autoclave, UPS, intubation set, oximeter untuk bayi & anak - anak, patient monitor cuff, sphygmomanometer aneroid, dan Projection Vein Finder. Total bantuan untuk RSUD Maba ini senilai Rp700 juta.
Menanggapi bantuan tersebut, Direktur RSUD Chasan Boesoirie dr. Samsul Bahri mengapresiasi niat baik IWIP dalam meningkatkan pelayanan terbaik terhadap masyarakat. Ia mengatakan, sebagai rumah sakit rujukan penanganan Covid-19, RSUD Chasan Boesoirie memang membutuhkan dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak.
Dukungan dari IWIP, kata Samsul, sangat membantu pihaknya dalam memberikan pelayanan yang terbaik. Ia menambahkan, sejak awal pandemi, Maluku Utara menjadi satu-satunya provinsi yang melakukan pemeriksaan PCR secara gratis.
“Satu-satunya di Indonesia, baik itu rumah sakit pemerintah maupun rumah sakit swasta. Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada IWIP karena sudah banyak mensupport kita. Sampai saat ini pun, IWIP sudah tiga kali menyerahkan bantuan kepada kami,” ucapnya.
Baca Juga: Wujudkan Kepedulian untuk Masyarakat, IWIP Memfasilitasi Kubermas Unkhair
Selain bantuan kesehatan bagi beberapa rumah sakit di Maluku Utara, IWIP juga telah memberikan berbagai bantuan kepada Pemerintah Daerah, Provinsi, maupun Pusat, berupa masker medis, alat konsentrator oksigen, Alat Pelindung Diri (APD), dan kebutuhan alat kesehatan lainnya. Tak hanya itu, IWIP juga telah memberikan lebih dari 44.000 dosis vaksinasi yang diberikan secara bertahap kepada para karyawan sejak Mei 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar
-
DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026
-
Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa
-
Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang
-
UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI
-
Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global
-
Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun
-
Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat
-
Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi
-
Pemerintah Bentuk Satgas Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi, Ini Tugasnya