Suara.com - PT Jababeka Tbk berkomitmen untuk konsisten menjaga kebersihan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di Kota Jababeka - Cikarang maupun di desa-desa sekitar kawasan.
Salah satunya melalui program Jababeka Eco Award, ajang lomba kebersihan untuk mengapresiasi pencapaian rukun warga (RW) yang mampu menjaga kebersihan lingkungan yang berada di sekitar kawasan Jababeka dan berdedikasi dalam mewujudkan Smart Eco City.
Tjahjadi Rahardja selaku Wakil Direktur Utama PT Jababeka Tbk menjelaskan bahwa Jababeka telah berubah, yang dahulu dimulai sebagai kawasan industri, sekarang sudah menjadi kota modern yang mandiri melalui hadirnya kawasan hunian asri dan komersial serta berbagai fasilitas terdepan.
Apakah itu fasilitas sekolah hingga universitas bertaraf internasional, 3 rumah sakit bertaraf nasional, Jababeka Golf & Country Club, dan sarana olahraga berkelas internasional, sarana transportasi, dan pusat perbelanjaan modern seperti Living Plaza Jababeka dan Hollywood Junction Lifestyle Center.
Kemudian, sekarang Jababeka mengarah ingin menjadi kota modern yang mandiri sekaligus bisa memenuhi kebutuhan untuk generasi sekarang maupun masa depan, yaitu mengembangkan konsep Smart Eco City. Oleh karenanya, kegiatan Jababeka Eco Award didasarkan kepada keinginan Kota Jababeka menjadi Smart Eco City.
Lebih dalam, Tjahjadi menambahkan bahwa tujuan menggelar Jababeka Eco Award adalah mengajak masyarakat di sekitar kawasan Jababeka untuk sama-sama menjaga lingkungan dan membangun Smart Eco City.
Sehingga lingkungan desa-desa di sekitar kawasan Jababeka menjadi lingkungan yang bersih, hijau, kesehatan masyarakat terjamin dan mewujudkan Smart Eco City. Sebab, tanpa partisipasi masyarakat setempat, pembangunan Smart Eco City tidak berjalan efektif.
“Lebih dalam, harapan kami dengan hadirnya Jababeka Eco Award ialah terjadi sinergi dalam menjaga lingkungan dari pemerintah, Jababeka dan masyarakat setempat,” kata Mayjen TNI (Purn) Sumardi selaku Head of city council Jababeka, Kamis (30/12/2021).
Sumardi menceritakan, target Jababeka Eco Award ialah pihaknya akan mengajak rukun warga (RW) di wilayah di sekitar kawasan Jababeka yaitu Kecamatan Cikarang Utara, Cikarang Timur, Cikarang Pusat dan terdiri dari: 5 desa yaitu Desa Mekar Mukti, Desa Simpangan, Desa Jatireja, Desa Serta Jaya, Desa Jaya Mukti dimana total ada sekitar 27 RW.
Baca Juga: Lahirkan Entrepreneur Lewat Entrepreneurial Learing Model
Bagi RW yang memenangkan Jababeka Eco Award, Jababeka telah menyediakan hadiah total puluhan juta rupiah. Adapun periode lomba kebersihan bertagline Synergy to Build Smart- Eco City ini dimulai dari Desember 2021 - Mei 2022 dan pemberian penghargaan direncanakan akan dilakukan pada bulan Juni 2022.
Sementara aspek penilaiannya, kata Sumardi, ialah berdasarkan kebersihan, kehijauan dan kerapian.
“Untuk mendapat hasil penilaian, nanti teknisnya tim Jababeka dan tim penilai dari Lingkungan Hidup akan datang ke setiap RW secara berkala untuk melihat seperti apa progres hingga selesai pengimplementasian program mereka,” urai Sumardi.
Sumardi juga menjelaskan bahwa Jababeka Eco Award akan digelar setiap tahun dan tidak hanya berfokus pada kebersihan, pengolahan sampah, Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan memaksimalkan fungsi saluran drainase. Tapi tidak menutup kemungkinan acara di tahun tahun selanjutnya akan lebih berkembang lagi, seperti energi yang terbarukan.
Menanggapi hal tersebut, H Akhmad Marjuki, SE selaku Plt Bupati Kabupaten Bekasi, menyambut baik program lomba kebersihan Jababeka Eco Award yang digelar Jababeka. Karena ia yakin kehadiran program ini akan bakal meningkatkan motivasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan mereka.
“Mudah-mudahan yang sudah direncanakan pagi hari ini dapat ridho Allah swt. Sehingga nantinya dapat kemudahan, sehingga apa yang dicita-citakan Jababeka bisa mudah terwujud,” kata Akhmad Marjuki.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Harga Emas Antam Melonjak akibat Konflik Global, Kapan Waktu Terbaik untuk Membelinya?
-
Laba Bersih FIF Tembus Rp4,63 Triliun Sepanjang 2025
-
Perang AS-Iran Terus Bergulir, Harga Minyak Mentah Dunia Makin Mahal
-
Tukar Uang Baru di Bank Minimal Berapa? Ini Batas BI Jelang Lebaran 2026
-
GoTo dan Grab Guyur BHR Lebaran Rp220 Miliar
-
Fitch Ratings Turunkan Peringkat Outlook Indonesia dari Stabil ke Negatif
-
Eropa Terancam Gelap: Pipa Migas Rusia Rusak, Perang Iran Tutup Selat Hormuz
-
IHSG Semakin Hancur pada Sesi I, Turun 4% dan 748 Saham Merah
-
Israel Serang Wilayah Sipil Tanpa Peringatan, Harga Gas Membara
-
Rupiah Terus Anjlok, BI: Masih Relatif Lebih Baik